Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Terapkan “Prokes”

sandiaga destinasi wisata
Menparekraf Sandiaga Uno. (dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Menparekraf Sandiaga Uno akan memastikan setiap destinasi wisata menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat dan disiplin saat libur Lebaran. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah sekaligus memantau di lapangan.

“Pemantauan kesiapan destinasi wisata di masing-masing wilayah lokal kami terus koordinasi,” kata Sandiaga pada acara “Weekly Press Briefing”, Senin (10/5/2021), dikutip dari kemenparekraf.go.id.

Diberitakan sebelumnya, pada musim libur Lebaran tahun ini pemerintah memutuskan peniadaan aktivitas mudik guna menekan penyebaran Covid-19. Akan tetapi, untuk kegiatan wisata lokal masih diperbolehkan dengan syarat memperhatikan data-data yang ada.

Keputusan tersebut berada sepenuhnya di bawah kewenangan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait dengan mempertimbangkan aglomerasi yang ditetapkan. Untuk itulah, Sandiaga mendorong pelaku usaha baik destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Seperti di DKI Jakarta yang telah mengeluarkan kebijakan bagi destinasi wisata yang buka. Kapasitasnya dibatasi maksimal 30 persen dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.

Ia berharap protokol kesehatan ketat tersebut dapat menjaga destinasi dan sentra ekonomi kreatif tidak menjadi pemicu klaster baru.

“Jadi, kembali lagi pada diri kita sendiri. Pemeritah akan memantau, juga akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19. Tapi kembali lagi pada masyarakat sendiri yang harus sadar. Kewaspadaan harus ditingkatkan dan masyarakat juga bisa mengawasi,” tutur Sandiaga.

Terkait dengan travel corridor arrangement, Sandiaga mengatakan persiapan terus dilakukan sembari memantau situasi pandemi Covid-19 di Batam, Bintan dan zona Bali. Pihaknya secara aktif dan intensif berkoordinasi lintas kementerian/ lembaga serta monitoring evaluasi dengan unsur pemerintah daerah di tiga zona tersebut. *

Silakan baca: Libur Lebaran, Ancol Batasi Pengunjung 30 Persen

Silakan baca: 15.000 Rapid Test Antigen Disiapkan untuk Destinasi Wisata Jabar