Kemenparekraf & Kementerian ESDM Kolaborasi Kembangkan Geopark

geopark
Geopark Kaldera Toba di Sumatera Utara. (Dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Kemenparekraf dan Kementerian ESDM berkolaborasi untuk mengembangkan destinasi wisata geopark di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam pertemuan kedua menteri di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021).

Pertemuan tersebut membahas potensi wisata taman bumi di tanah air.

“Kami sepakat fokus dulu untuk pengembangan di beberapa (taman bumi) yang dekat dengan destinasi yang sudah sentral,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, dikutip dari siaran pers dalam laman kemenparekraf.go.id.

Sandiaga mengatakan, Kementerian ESDM bakal memberikan dukungan pengadaan infrastruktur di kawasan destinasi wisata taman bumi. “Saya menyampaikan harapan dari sektor pariwisata untuk lebih memanfaatkan energi baru dan terbarukan,” katanya.

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kedua sektor tersebut terbilang paling terdampak pandemi Covid-19.

“Prinsipnya Kementerian ESDM mendukung untuk mempromosikan potensi-potensi wisata kita,” kata Arifin. “Supaya Indonesia lebih banyak dikenal tetapi didukung juga dengan infrastruktur yang baik.”

Taman bumi merupakan wilayah geografis terpadu dengan mengedepankan perlindungan lanskap dan situs geologi yang berkelanjutan. Selain itu, menjaga keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki sekira 40 geoheritage yang tersebar di berbagai provinsi. Di antara 40 taman bumi di Indonesia, 5 di antaranya telah ditetapkan sebagai situs global oleh UNESCO. Yaitu, Geopark Batur (Bali), Geopark Gunung Sewu (DI Yogyakarta – Jawa Tengah – Jawa Timur), dan  Geopark Rinjani (Nusa Tenggara Barat). Selain itu, Geopark Ciletuh Pelabuhanratu (Jawa Barat) dan Geopark Kaldera Toba (Sumatera Utara). *

Silakan baca:

Kemenparekraf Gandeng Kadin Kembangkan 5 DSP