Kemenparekraf Gandeng Kadin Kembangkan 5 DSP

borobudur dsp
Candi Borobudur, salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas. (Dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Kemenparekraf menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk mengembangkan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP).

Hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas pembentukan klaster pariwisata Kadin Indonesia yang digelar secara daring, Sabtu (30/1/2021). Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, rapat digelar guna memastikan percepatan kesiapan kelima DSP pascapandemi Covid-19.

“Arahan Presiden Joko Widodo, di tengah pandemi dan melambannya ekonomi ini, kita ditugaskan selama satu tahun ini untuk menyiapkan kelima DSP secara totalitas,” tuturnya.

Kelima DSP tersebut adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Kata Sandiaga, semua destinasi disiapkan untuk menampung wisatawan nusantara baik di masa pandemi maupun pascapandemi. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya pergerakan wisatawan mancanegara akibat penutupan perbatasan.

“Saya mengajak Kadin kolaborasi karena satu pilar dari Kemenparekraf adalah selain inovasi dan adaptasi, kita all out meningkatkan pelayanan kepada wisatawan,” ujar Sandiaga, dikutip dari siaran pers laman kemenparekraf.go.id.

Sesuai UU Nomor 1 Tahun 1987, kata Sandiaga mengimbuhkan, Kadin adalah mitra sejajar pemerintah untuk menggerakkan perekonomian Indonesia. Selain itu untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Disebutkannya salah satu proyek pembangunan infrastruktur di kelima DSP yang sudah rampung sepenuhnya adalah creative hub di Labuan Bajo NTT. Maka, Kemenparekraf pun mengajak Kadin NTT untuk berpartisipasi mengisi pusat kreatif tersebut dengan beragam produk dari pelaku ekonomi kreatif setempat.

Sandiaga mengakui, Kemenparekraf tidak bisa bekerja sendiri dalam pengembangan dan peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Jadi, kami butuh local champions untuk mengisi creative hub tersebut. Karena pariwisata dan ekonomi kreatif itu tergabung secara totalitas,” katanya. *

Silakan baca:

Menparekraf Sandiaga: Pembangunan 5 DSP On The Track