KBRI Madrid Promosi Pariwisata Indonesia di Barcelona

ilustrasi work from bali
Ilustrasi. Kunjungan turis asing ke Bali. (kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – KBRI Madrid dengan didukung ITPC Barcelona menggelar promosi pariwisata Indonesia di ajang B-Travel di Barcelona, Spanyol. Pameran berlangsung pada 11 – 13 Juni 2021 lalu.

Keikutsertaan ini untuk menggaungkan promosi rencana pembukaan kembali pariwisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara. Selama pameran stand Indonesia dikunjungi oleh 986 orang. Hampir seluruh pengunjung tertarik akan penawaran pariwisata pada paruh kedua 2021 maupun 2022.

Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan pembukaan kembali tiga destinasi yaitu Bali, serta Bintan dan Batam di Kepulauan Riau. Tentu saja, langkah ini tetap memperhatikan epidemologi Covid-19 yang berkembang.

“Pelaku jasa perjalanan Spanyol dan wisatawan Spanyol diharapkan bisa berpedoman pada protokol kesehatan CHSE,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim RI Madrid Bayu Hari Saktiawan.

Kata dia, CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability) sebagai guidelines yang ditetapkan Kemenparekraf dan kebijakan mobilitas pemerintah Indonesia terkini.

Ia menyampaikan, para pengunjung sangat antusias terhadap pariwisata Indonesia. Banyak di antara mereka yang menanyakan paket perjalanan wisata yang tersedia. Bahkan, berpartisipasi dalam undian paket wisata orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting. Undian ini disponsori oleh Catur Viajes Expediciones.

Silakan baca: 15 Alasan Indonesia Jadi Destinasi Liburan Berikutnya

Warga Spanyol antusias menyimak peta wilayah Indonesia dalam skala geografi dengan tampilan cuplikan wisata satwa. Tak hanya itu, mereka juga minat terhadap wisata alam dan peta wisata kuliner Indonesia.

Umumnya, warga Spanyol tertarik akan ekowisata, wisata olahraga dan pesta. Mereka bisa menghabiskan 2 – 5 pekan dari cuti musim panasnya atau masa pensiunnya untuk liburan di Indonesia. Akomodasi yang ditawarkan adalah hotel berbintang.

Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) yang bermarkas di Madrid sudah mengakui pemberlakuan protokol CHSE oleh industri pariwisata Bali. Bahkan, pihaknya sudah berkunjung ke Pulau Dewata dan menggelar lokakarya peda 7 – 11 Desember 2020.

Indonesia telah menetapkan barometer pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan menjadi negara pertama yang menandatangani Framework Convention on Tourism Ethics pada 2 Oktober 2020. *

 

Silakan baca: Potensi Parekraf Indonesia Dipamerkan di ATM Dubai

 

Sumber: kemlu.go.id