Kampung Agrinex Pandeglang Dorong Agrowisata

kampung agrinex
Menparekraf Sandiaga Uno memetik buah lengkeng di Kampung Agrinex. (dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Kampung Agrinex di Desa Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dorong pertumbuhan agrowisata daerah. Kampung ini menghadirkan konsep hortikultura.

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke lokasi mengatakan, Kebun Agrinex diharapkan menjadi solusi di tengah pandemi.

“Dengan potensi hasil pertanian yang begitu besar diharapkan ini mampu menjadi solusi di tengah pandemi. Dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mendorong potensi agrowisata,” kata Sandiaga, Selasa (6/4/2021), dikutip dari laman kemenparekraf.go.id.

Sandiaga juga menilai wisata minat khusus tersebut sangat sesuai dengan tren pariwisata ke depan yang lebih menonjolkan personalized, customize, localized, dan smaller in size.

“Jadi kalau dulu wisatanya berbondong-bondong, berdesak-desakan, maka dengan adanya pandemi ini pariwisata akan jauh lebih tertata. Menikmati alam terbuka dan juga tidak berhimpit-himpitan karena kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” tuturnya.

Silakan baca: Kampung Angklung Ciamis, Eksis Berdayakan Masyarakat

Silakan baca: Kampung Wisata Kreatif Cigadung, Destinasi Wisata Lengkap di Bandung

Kampung Agrinex dikembangkan oleh PT Kampung Agrinex Farm. Luas lahan yang digunakan mencapai 27 hektare dan ditanami beragam jenis buah seperti lengkeng, jeruk, durian, mangga, dan alpukat.

Tak hanya itu, kampung tersebut dilengkapi berbagai sarana semisal rumah panggung, villa, restoran, masjid hingga pesantren tahfiz.

Kata Sandiaga, dengan memaksimalkan potensi dari lahan-lahan yang subur diharapkan agrowisata ini mampu menghasilkan produk pertanian yang unggul. Bahkan, mampu membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga mengatakan, destinasi wisata seperti agrowisata bisa memanfaatkan waktu yang lebih baik untuk berbenah. Dengan begitu, diharapkan akan lebih banyak lagi menarik minat wisatawan nusantara untuk datang.

“Wisatawan nusantara memiliki karakteristik yang cukup menarik. Ketika mereka berlibur dengan keluarga, mereka ingin wisata yang berbasis edutourism,” katanya. *

Silakan baca: Kampung Berwarna Cibunut, Wisata Artistik di Bandung

Silakan baca: Mural Bangkitkan Wisata Kampung Tamansari Yogyakarta