KAI Siap Melayani Penumpang Nonmudik 6 – 17 Mei 2021

kereta mudik
(dok. kai.id).*

 

BandungKlik – PT KAI siap melayani penumpang kereta api jarak jauh nonmudik pada masa peniadaan mudik Lebaran 1442 H yang berlangsung 6 – 17 Mei 2021. Perjalanan kereta tersebut dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

Mereka adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit dan kunjungan duka karena anggota keluarga meninggal. Selain itu perjalanan ibu hamil juga termasuk dikecualikan dan kepentingan nonmudik lainnya.

“Total ada 19 KA jarak jauh yang kami operasikan bagi masyarakat yang dikecualikan dan bukan untuk kepentingan mudik,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dikutip dari laman kai.id, Kamis (6/5/2021).

Dikatakannya, pada periode peniadaan mudik tersebut KAI mengoperasikan 5 kereta jarak jauh komersial. Yaitu Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasarturi PP), Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng PP), Gajayana (Gambir – Malang PP), Bima (Gambir – Surabaya Gubeng PP), dan Argo Lawu (Gambir – Solo Balapan PP).

Di samping itu, KAI juga mengoperasikan 14 kereta jarak jauh PSO dari dan ke berbagai tujuan. Yaitu KA Kahuripan, Maharani, Sritanjung, Serayu, Bengawan, Kutojaya Selatan, Tawangalun, Probowangi, dan Tegal Ekspres. Yang lainnya adalah Bukit Selero, Kuala Stabas, Rajabasa, Putri Deli, dan Pasundan.

Selain surat keterangan hasil pemeriksaan deteksi Covid-19 yang masih berlaku, orang-orang yang dikecualikan tersebut harus melengkapi persyaratan wajib lainnya. Syarat yang harus disertakan adalah surat izin perjalanan tertulis dari atasan bagi pegawai maupun anggota TNI/Polri.

Bagi pegawai swasta surat izin perjalanan tertulis dari pimpinan perusahaan. Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja surat izin perjalanan harus dari kepala desa/ lurah setempat.

“KAI berkomitmen untuk melayani masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku pada masa peniadaan mudik dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten,” ujar Joni. *

Silakan baca: Mudik Dilarang, Kereta Jarak Jauh Tetap Beroperasi

Silakan baca: Kereta yang Beroperasi pada Masa Peniadaan Mudik 2021