KAI Masih Jual Tiket Kereta Api Hingga 30 April 2021

tiker kereta api
Pramugari memberikan masker kepada penumpang kereta api jarak jauh. (dok. kai.id).*

 

BandungKlik – PT KAI sampai saat ini masih menjual tiket kereta api jarak jauh hingga keberangkatan 30 April 2021. Untuk keberangkatan bulan Mei 2021, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait detail pengaturan moda transportasi kereta api.

Saat ini, operasionalisasi kereta api tetap normal sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Sejauh ini tidak ada pembatasan jam operasional kereta api. Seluruh perjalanan masih sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket kereta,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dikutip dari laman kai.id, Rabu (14/4/2021).

Dikabarkan sebelumnya bahwa Pemerintah Putuskan Larang Aktivitas Mudik Lebaran 2021 yakni periode 6 – 17 Mei.

Kata Joni menegaskan, KAI mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pengaturan moda transportasi pada masa mudik. Pihaknya berkomitmen untuk tetap mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Perjalanan kereta api saat ini masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No. 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 27 Tahun 2021,” ujar Joni.

Dikatakannya, pada bulan Ramadan KAI mempersilakan pelanggan yang hendak sahur dan berbuka puasa selama dalam perjalanan kereta api jarak jauh. Sedangkan untuk kereta api jarak dekat yang perjalanannya kurang dari 2 jam, makan dan minum diperbolehkan khusus pada waktu berbuka puasa hingga satu sam setelahnya.

Disampaikan Joni, sejak 6 April 2021 pelanggan kereta api jarak jauh akan beroleh healthy kit. Isinya satu lembar masker KF94 dan tisu antiseptik. Penyediaan ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat menggunakan kereta api jarak jauh.

Untuk memenuhi persyaratan naik kereta api jarak jauh, KAI sudah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 dan tes cepat antigen Covid-19. *

Silakan baca: Ini 44 Stasiun yang Melayani Pemeriksaan GeNose C19

Silakan baca: Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000