Jalur Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta

tol Bandara Soekarno Hatta
Foto udara memperlihatkan Gerbang Tol Pamulang jalan tol Serpong Cinere di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/4/2021). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal via indonesia.go.id)

 

BandungKlik – Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dengan tiga landasan pacu dan tiga terminal besar bisa melayani 1.200 penerbangan dalam kondisi normal sebelum pandemi. Separuh terbang dan separuhnya mendarat. Frekuensi penerbangannya selevel dengan Bandara Changi di Singapura. Akses jalan darat dari dan menuju Soetta terus ditambah kapasitasnya, termasuk jalur tol menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Berkenaan dengan kemudahan akses menuju Bandara Soetta itulah Presiden Joko Widodo meresmikan dua ruas jalan tol sekaligus, yakni Serpong-Cinere dan ruas  Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, Kamis, 1 April 2021. Acara peresmiannya digelar di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini jalan tol Serpong-Cinere di ruas Serpong-Pamulang dan jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran telah selesai dan dapat digunakan,” kata Jokowi dalam sambutannya, dikutip dari laman indonesia.go.id.

Jalur tol Serpong-Cinere sendiri memiliki  panjang 10,2 kilometer, dan terdiri atas seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,5 km dan seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,6 km. Adapun panjang jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran mencapai 14,2 km. Secara keseluruhan panjang ruas jalan tol baru itu mencapai 26,4 km, dengan catatan seksi Pamulang-Cinere (3,6 km) masih 86 persen selesai.

Ruas jalan tol itu dalam waktu dekat akan terhubung ke seksi Cinere-Depok 5.5 km yang kini masih dibangun. Bila seksi ini selesai maka ruas tol ini akan terkoneksi ke jalan tol Antasari-Depok, lewat simpang susun (interchange) Krukut. Seksi jalan tol dari Kota Depok ke Krukut dan simpang susunnya masih dikerjakan. Jalan tol Antasari-Depok (21 km) itu sendiri akan menjadi akses utama dari Kota Depok ke Kawasan Antasari-Cipete, Jakarta Selatan.

Ruas tol Bandara Soetta-Cengkareng-Batuceper-Kunciran-Serpong-Cinere-Depok itu, merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 sepanjang 110,4 km yang akan berujung di Cilincing, Tanjung Priok. Dari Depok, JORR 2 itu bergerak ke timur lewat seksi Depok-Cisalak yang sudah beroperasi sejak 2012.

Di Cisalak ada interchange untuk memberi akses ke jalan tol Jagorawi. Untuk arah lurus ke Cibitung, kemudian bergerak ke utara, lalu ke barat menuju Rorotan, Tanjung Priok. Ruas Cisalak-Cibitung panjangnya 25,4 km, sedangkan dari Cibitung ke Rorotan 33,9 km menyusuri kawasan utara Kota Bekasi. Kedua ruas itu sedang dikerjakan konstruksinya dan ditargetkan bisa rampung sebelum 2024.

Keberadaan jalan tol Serpong-Cinere akan menjadi salah satu alternatif akses warga Pamulang dari dan menuju ke BSD, tanpa harus menunggu JORR 2 itu selesai. Selain menjadi akses paling dekat ke Bandara Soetta.

“Pengoperasian jalan tol ini sangat dinantikan masyarakat, terutama masyarakat Tangerang dan Tangerang Selatan karena dapat menjadi alternatif, juga sebagian masyarakat Jawa Barat dan Jakarta bagian selatan untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta,” tutur Jokowi.

Jalan tol itu juga diyakini Jokowi akan melancarkan mobilitas masyarakat, memecahkan kemacetan lalu-lintas yang selama ini menumpuk di kota Jakarta, dan memudahkan mobilitas komuter baik Jakarta maupun kota-kota lain di sekitarnya. Selain itu, jalan tol juga bisa melancarkan distribusi barang ke berbagai kawasan yang dilalui, sehingga menghemat waktu tempuh dan akan menurunkan biaya logistik.

Silakan baca: Bandara Soekarno Hatta Kenalkan Fasilitas Roombox

Lebih lanjut Jokowi memaparkan, jalan tol tidak hanya menghubungkan antarwilayah dan antardaerah, tapi juga meningkatkan daya saing daerah dan membangkitkan ekonomi di kawasan sekitarnya. Di samping itu, kehadiran jalan tol ini juga akan mempercepat pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru dan mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif.

“Saya minta agar pemerintah daerah menjadikan infrastruktur ini sebagai sebuah keunggulan dan modal penting  untuk menarik investasi,’’ ucap Jokowi.

Dengan begitu, akan lebih banyak lagi investasi datang, lebih banyak usaha-usaha baru yang dapat dikembangkan, dan ini akan membuka lapangan kerja yang luas.*