BandungKlik – “International Batam Golf Championship Series 2021” resmi diluncurkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada Jumat, (22/1/21) lalu. Rencananya event sport tourism ini akan digelar pada Maret dan November 2021.

Tanggal 20-21 Maret 2021 akan digelar untuk Series 1 dan 20-21 November 2021 untuk Series 2. Penyelenggaraan event ini pun diharapkan mampu menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batam.

Saat peluncuran “International Batam Golf Championship Series 2021” yang berlangsung di Padang Golf Sukajadi tersebut, Sandiaga sangat mengapresiasi penyelenggaraan event wisata olahraga yang diinisiasi Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Batam dan Kadin Batam ini.

“Saya sangat mengapresiasi, ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari masyarakat Kota Batam dalam upaya membangkitkan kembali sektor ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya wisata olahraga golf,” tutur Sandiaga, dikutip dari laman Kemenparekraf.

Ia menyampaikan, pengembangan pariwisata Indonesia ke depan akan mengedepankan pariwisata berbasis kualitas dan berkelanjutan. Sport tourism seperti olahraga golf menurutnya, merupakan salah satu contoh dari pariwisata berkualitas itu sendiri yang diharapkan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data, spending rata-rata wisatawan mancanegara yang bermain golf di Indonesia perkunjungan sebesar 5.000 hingga 6.000 dolar AS. Selain itu, wisata golf juga terkait erat dengan gaya hidup sehat.

“Dengan potensi sebesar ini tentu kita harus bisa menangkap peluang,” sambungnya.

Sandiaga juga berharap saat turnamen digelar pada Maret 2021 mendatang, vaksinasi tahap pertama sudah selesai dilakukan. Sehingga diperkirakan dapat membuka kesempatan pegolf mancanegara untuk ikut serta.

Silakan baca: Tahura Trail Run Race 2021

“Kalau kita lihat potensinya mungkin selain dari negara ASEAN ada beberapa negara lain yang bisa berpartisipasi. Bulan Maret ini kita harapkan tahapan pertama vaksin sudah selesai dan kondisi sudah memungkinkan bisa ada penambahan jumlah kegiatan sehingga mendorong terbukanya peluang usaha dan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk, menuturkan, wisata golf menjadi salah satu andalan sektor pariwisata di Kota Batam. Dalam sepekan, biasanya terdapat 1.000 sampai 3.000 pegolf yang bermain di berbagai tempat golf di Kota Batam.

“Dengan event ini kami berharap dapat menumbuhkan kembali geliat perekonomian Kota Batam. Kita harus gerak bersama termasuk dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.*