Inilah Destinasi Wisata Kebugaran di Indonesia

Wisata kebugaran
Ilustrasi meracik jamu tradisional. (dok. Kemenparekraf/Shutterstock/Odua Images)

 

Wisata kebugaran menjadi salah satu alternatif pariwisata yang mengombinasikan antara aspek wisata dan kesehatan.

BandungKlik – Kini tren wisata kebugaran (wellness tourism) semakin berkembang. Wellness tourism menjadi salah satu alternatif pariwisata yang mengombinasikan antara aspek wisata dan kesehatan.

Berbeda dari wisata kesehatan, wellness tourism merujuk pada suatu perjalanan ke destinasi-destinasi tertentu dengan aktivitas utama yang berkaitan dengan kebugaran.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah merekomendasikan 3 destinasi wisata kebugaran di Indonesia. Ketiga destinasi tersebut, diantaranya Joglosemar (Jogjakarta, Solo, Semarang), Bali, dan Jakarta.

Ketiga destinasi wisata kebugaran ini menawarkan nilai-nilai wisdom, luxurious, and modernity bagi wisatawan. Berikut ini alasan pemilihan destinasi tersebut dalam pengembangan wisata kebugaran (wellness tourism) di Indonesia.

Bali

Pulau Dewata menjadi destinasi wisata terbaik untuk melakukan rangkaian wellness tourism. Kemenparekraf merancang skenario yang dinamakan, Eat, Beauty, and Love dalam pengembangan wellness tourism di Bali.

Skenario tersebut menawarkan rangkaian pengalaman budaya yang memadukan nilai-nilai tradisi dalam gaya hidup sehat, dengan pendekatan medis berteknologi canggih. Ragam kegiatan wellness tourism di Bali, antara lain mengonsumsi makanan sehat berbahan organik dan menu vegan, medical check up, terapi oksigen, perawatan kecantikan, hingga yoga.

Yogyakarta

Destinasi wellness tourism berikutnya, yakni Yogyakarta. Wilayah ini sekaligus menjadi pintu masuk dari skenario wisata “Tracing the History of Jamu” yang dirancang Kemenparekraf. Berbekal kuatnya tradisi dan budaya keraton membuat Yogyakarta memiliki potensi wellness tourism yang besar.

Silakan baca: Spa dan Retret Kesehatan Favorit di Bali

Salah satu kegiatannya, yaitu spa di Nurkadhatyan Spa Ambarukmo. Tempat kebugaran ini memiliki keunikan karena berupaya menjaga keaslian tradisi spa khas Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Wisatawan pun diajak untuk menikmati perawatan kebugaran dengan menggunakan ngenggar-enggar rasa atau pemijatan dengan ramuan tradisional.

Solo

Solo sebagai destinasi wisata kebugaran akan menonjolkan jamu sebagai daya tariknya. Nantinya, wisatawan tak hanya mendapatkan informasi tentang sejarah jamu dan tradisi herbal Jawa, namun juga menjalin interaksi budaya dengan masyarakat setempat. Lokasi wellness tourism di Solo, yaitu Kebun Tanaman Obat Hortus Medicus dan Rumah Atsiri Indonesia.

Semarang

Semarang menjadi destinasi penutup dari skenario wisata “Tracing the History of Jamu”. Di sana, wisatawan akan diajak mengunjungi Pabrik Jamu Sido Muncul. Salah satu pelaku kreatif jamu terkemuka hingga kini.

Kegiatan wisata ke Pabrik Jamu Sido Muncul dilakukan dengan mempelajari pembuatan jamu modern dengan resep racikan leluhur. Wisatawan juga akan diajak ke Museum Jamu Jago untuk mempelajari sejarah perjalanan produk.

Jakarta

Jakarta juga menjadi destinasi wellness tourism yang dirancang Kemenparekraf dengan nama “Rejuvenate for Next Life”. Perjalanan wellness tourism di kota ini diperuntukkan bagi wisatawan yang memiliki waktu pendek dan agenda padat, namun tetap menginginkan pengalaman kebugaran terbaik.

Silakan baca: Tips Diet Sehat Untuk Turunkan Berat Badan

Kegiatan dalam wisata kebugaran (wellness tourism) di Jakarta adalah medical check up, perawatan kecantikan modern, menikmati sajian jamu yang dikemas dengan cara kekinian, hingga melakukan spa.*

 

 

Sumber: Kemenparekraf