Ini 7 Puncak Tertinggi di Indonesia, Salah Satunya Bersalju

tujuh puncak tertinggi
Puncak Jaya. (puncakjayakab.go.id).*

 

BandungKlik – Indonesia tercatat sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan banyak gunung dan gunungapi. Dalam dunia pendakian, di tanah air dikenal sebutan “tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau the seven summits of Indonesia”. Konsep ini serupa dengan seven summits yang merupakan tujuh puncak tertinggi di tujuh benua di dunia.

The Seven Summits of Indonesia merupakan puncak tertinggi di tujuh pulau dan kepulauan utama. Yaitu Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Kepulauan Nusa Tenggara atau Sunda Kecil yang meliputi Bali dan Nusa Tenggara. Setiap pulau atau kepulauan diwakili satu gunung dengan puncak tertinggi.

Lantas, gunung apa saja yang termasuk tujuh puncak tertinggi di Indonesia itu? Berikut uraian singkatnya:

1. Puncak Bukit Raya

Puncak tertinggi di Pulau Kalimantan sebenarnya Gunung Kinabalu. Namun, gunung tersebut berada di wilayah kedaulatan Malaysia. Oleh karena itu, puncak tertingginya disandang Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 mdpl. Gunung ini bukan gunungapi, menjulang di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah di bawah pengawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

Puncak Bukit Raya. (bukitbakabukitraya.org).*

2. Puncak Binaiya

Sebagai gunung tertinggi di Kepulauan Maluku, Gunung Binaiya menyimpan megnet tersendiri dengan medan yang bervariasi bagi para pendaki. Membentang di Pulau Seram, Puncak Binaiya menjulang dengan ketinggian 3.027 mdpl. Gunung ini masuk dalam wilayah Taman Nasional Manusela yang memiliki luas 189.000 hektare. Akses rute normal pendakiannya dari Desa Kanike dan Piliana.

Puncak Binaiya. (wikipedia.org).*

3. Puncak Rantemario

Gunung Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rantemario merupakan gunung tertinggi di Pulau Sulawesi. Puncak tertingginya 3.478 mdpl. Bukan tergolong gunungapi atau nonvulkanologi tetapi medan pendakian menuju puncak dengan rute terjal dan berkelok menjadi ciri khas pergunungan ini. Di pergunungan Latimojong yang sebagian besar berada di Kabupaten Enrekang masih bisa dijumpai anoa dan babi rusa.

Puncak Rantemario. (pendaki.id).*

4. Puncak Mahameru

Sebetulnya gunung di Pulau Jawa dengan ketinggian di atas 3.000 mdpl cukup banyak. Namun, Gunung Semeru dengan Puncak Mahameru adalah paling tinggi dengan ketinggian 3.676 mdpl. Gunungapi aktif ini berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Setiap sekira 20 menit kawahnya mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam bercampur pasir dan kerikil.

Puncak Mahameru. (wikipedia.org).*

5. Puncak Rinjani

Di gugusan Kepulauan Sunda Kecil, Gunung Rinjani paling menjulang dengan ketinggian 3.726 mdpl. Gunung ini tercatat sebagai gunungapi tertinggi kedua di Indonesia dan masih aktif. Secara administratif, Gunung Rinjani berada di Taman Nasional Gunung Rinjani Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rute normal pendakian ke puncaknya  ada dua yaitu dari Desa Sembalun dan Desa Senaru.

Puncak Rinjani. (trekkingrinjani.com).*

6. Puncak Indrapura

Gunung Kerinci tercatat sebagai gunung tertinggi di Pulau Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl. Gunungapi aktif ini juga menyandang predikat gunungapi tertinggi di Asia Tenggara. Gunung dengan puncak tertingginya Puncak Indrapura tersebut menjulang di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat. Secara administratif, Gunung Kerinci berada di bawah otoritas Taman Nasional Kerinci Seblat.

Puncak Indrapura. (wikipedia.org).*

7. Puncak Jaya  

Puncak Jaya. (duniabackpacker.net).*

Menjulang di Taman Nasional Lorentz, Puncak Jaya merupakan puncak tertinggi di Pergunungan Jayawijaya Papua dengan ketinggian 4.884 mdpl. Di sekitar kawasan gunung ini terdapat gletser atau salju abadi yang begitu istimewa karena Indonesia beriklim tropis. Selain tertinggi di Indonesia, Puncak Jaya yang eksotis termasuk satu dari tujuh puncak tertinggi dunia dari kawasan benua Australia-Oceania. Puncak Jaya dikenal juga dengan nama Carstensz Pyramid. Hal ini mengemuka setelah penjelajah asal Belanda Jan Carstenszoon menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak tersebut pada tahun 1623. *

 

Berbagai sumber

Silakan baca:

Menikmati Sunrise dan Keeksotisan Bromo