BandungKlik – Copa America 2021 berakhir sudah. Di laga final yang berlangsung di Stadion Maracana Brasil, Sabtu 10 Juli waktu setempat, Argentina mengalahkan Brasil dengan skor 1-0. Kemenangan ini membuat rekor baru bagi megabintang Argentina, Lionel Messi.

Berikut fakta menarik Argentina juara CONMEBOL Copa America 2021:

Tendangan pertama Argentina ke gawang Brasil

Satu-satunya gol partai final Copa America 2021 dicetak Angel Di Maria pada menit ke-22. Kenyataannya, bola yang bersarang di gawang tim Samba adalah tendangan pertama tim Tango di laga puncak tersebut. Tendangan itu pun merupakan sentuhan pertama Argentina di dalam area penalti Brasil.

Juara Copa America terbanyak

Dengan kemenangan ini Argentina mencatatkan diri sebagai juara Copa America terbanyak yakni 15 kali sepanjang sejarah. Pencapaian ini sekarang sama dengan trofi yang diraih Uruguay, juga 15 kali. Tim Tango terakhir mengangkat trofi Copa America pada 1993. Puasa gelar selama 28 tahun pun berakhir. Sementara Brasil, di Copa America sudah mencatatkan 9 kali juara.

Total 18 trofi kejuaraan besar

Bertambahnya titel juara ini mencatatkan tim nasional sepakbola Argentina total meraih 18 trofi. Rinciannya 2 gelar Piala Dunia, 15 Copa America, dan 1 trofi Piala Konfederasi.

Tanpa kekalahan

Perjalanan La Albiceleste di Copa America 2021 mulai dari babak grup hingga semifinal mencatatkan total 5 kemenangan dan 1 kali seri. Rekor ini sama dengan Selecao. Satu-satunya kekalahan Brasil adalah dilaga final.

La Albiceleste menjuarai Copa America 2021 tanpa kekalahan. Kemenangan Argentina di laga puncak yaitu kemenangan ke-6 sekaligus mematahkan total rekor tak terkalahkan Brasil di pertandingan ke-25 di bawah asuhan Tite di homebase-nya. Di kejuaraan ini tim Samba kalah di pertandingan terakhir atau ke-7.

Lionel Messi
Lionel Messi (C/10). (copaamerica.com).*

Silakan baca: Tango, Tarian Favorit Imigran dan Argentina yang Mendunia

Rekor baru Lionel Messi

Keberhasilan Argentina menjuarai Copa America 2021 sekaligus menorehkan tinta emas bagi sang kapten Lionel Messi. La Pulga akhirnya berhasil mempersembahkan gelar untuk negaranya di level tim senior di usianya yang ke-34 tahun. Messi yang habis masa kontraknya di Barcelona debut di tim nasional senior sejak 2005.

Sepanjang membela tim nasional, megabintang ini telah empat kali gagal di final turnamen besar. Kegagalan Messi dan timnya adalah di final Copa America 2007, 2015, dan 2016. La Pulga dan La Albiceleste juga gagal mengangkat trofi setelah kalah di final Piala Dunia 2014. *

Silakan baca: Fakta-Fakta Menarik Euro 2020, Ada Cristiano Ronaldo