Desa Mareje, Alternatif Wisata di Pulau Lombok

Desa Mareje
Hamparan terasering sawah yang hijau nan asri di Desa Mareje.

 

BandungKlik – Selain memiliki ragam potensi destinasi wisata pantai, budaya, dan kuliner, Pulau Lombok pun mempunyai alternatif wisata lain berupa keindahan sebuah desa. Namanya Desa Mareje yang berada di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Desa yang berpotensi sebagai desa wisata ini, merupakan lima dari desa dan kelurahan di Kecamatan Lembar. Destinasi tersebut berjarak sekitar 40 km atau sekitar 1 jam 15 menit waktu perjalanan dari Kota Mataram.

Bagi wisatawan yang bosan dengan suasana pantai, layak datang ke Desa Mareje. Di sana, wisatawan bisa menikmati suasana asri khas pedesaan dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Daya tarik utamanya, yakni hamparan terasering sawah seperti di Desa Ubud yang ada di Pulau Bali. Persawahannya terhampar hijau nan asri dan tertata rapi. Bagi pecinta swafoto, wajib abadikan momen dengan latar terasering sawah di sana.

Mayoritas penduduk Pulau Lombok merupakan umat muslim, namun di Desa Mareje ini juga terdapat sebagian besar penduduk beragama Buddha. Mereka pun hidup rukun berdampingan.

Kerukunan tersebut ditandai dengan adanya bangunan vihara dan masjid yang lokasinya berdekatan. Viharanya bernama Vihara Tendaun Giri Sena yang merupakan vihara terbesar di Nusa Tenggara Barat.

Silakan baca:

5 Rekomendasi Hotel di Mandalika Lombok

Ragam Rumah Adat NTB yang Menarik untuk Dikunjungi

Keindahan alam pedesaan yang asri dan segala keunikan kerukunan masayarakatnya, serta bangunan vihara tersebut, menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Desa Mareje. Desa ini pun bisa menjadi alternatif wisata saat berlibur di Pulau Lombok.*

 

 

 

Sumber & Foto: disbudpar.ntbprov.go.id