Dedi Taufik: Jabar Identifikasi 50 Hidden Paradise

hidden paradise leuwi tonjong
Surga tersembunyi Leuwi Tonjong di Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut punya pemandangan yang eksotis. (dok. garutkab.go.id). *

 

BandungKlik – Kadisparbud Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan pihaknya mengidentifikasi 50 hidden paradise wisata alam. Potensi destinasi wisata tersebut tersebar di 10 daerah di Jawa Barat tetapi belum disampaikan secara rinci.

“Saat ini kami telah mengidentifikasi 50 hidden paradise untuk potensi wisata alam di Kabupaten Garut, Bandung, Bandung Barat, Cianjur, Pangandaran, Tasikmalaya, Sukabumi, Purwakarta, Subang, dan Bogor,” tutur Dedi, belum lama ini.

Pihaknya optimistis akan kekayaan alam yang dimiliki Jawa Barat sehingga industri pariwisata segera bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pemerintah daerah semakin yakin apalagi potensi kekayaan alam tersebut ditopang kekayaan budaya, sejarah hingga kuliner.

Dikatakannya, ke-50 potensi alam di berbagai daerah siap dikembangkan dan menjadi objek wisata unggulan. Tentu saja, keberadaan surga tersembunyi itu diharapkan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan perekonomian Jawa Barat pascapandemi Covid-19.

Silakan baca: Curug Cipamingkis, Nirwana Tersembunyi di Bogor

Lebih jauh Dedi mengatakan, pengembangan destinasi wisata baru khususnya destinasi wisata alam adalah salah satu strategi dan persiapan untuk mengembalikan potensi ekonomi yang sempat menurun drastis.

“Di masa pemulihan ini, kita ingin mencoba lebih ke alam. Karena lebih terjaga, terbuka, udara segar, cocok untuk masa pandemi. Selain destinasi alam, kita juga fokus kepada industri lokal supaya ekonomi kreatif kita jalan. Karena Jabar punya keunggulan di fesyen, kuliner, kriya hingga film. Kita perkuat pemasarannya,” tutur Dedi.

Disampaikan Dedi, jika dalam kondisi normal, pendapatan dari sektor pariwisata cukup besar. Seturut data BPS Jabar 2019, sektor pariwisata menyumbang Rp 3 triliun. Nilai ini setara dengan 16 persen dari seluruh realisasi PAD Jabar yang mencapai Rp 19,8 triliun.

Sedangkan total pendapatan dari sektor pariwisata kabupaten/ kota selama triwulan pertama 2021 mencapai Rp 819 miliar. Pendapatan tersebut diperoleh dari pajak hotel, restoran dan rumah makan, tempat hiburan, dan retribusi. *

Silakan baca: Leuwi Tonjong, Pesona Surga Tersembunyi di Garut Selatan