BandungKlik – Danau Kaolin di Pulau Bangka ini biasa disebut juga Kulong Biru, yang artinya danau biru. Kata biru berasal dari warna air danaunya yang biru.

Danau Kaolin sendiri merupakan lahan bekas galian tambang biji timah yang sudah lama ditinggalkan. Lobang-lobang galian itu pun terisi air hujan hingga membentuk danau.

Danau Kaolin berwarna biru
Danau Kaolin berwarna biru.

Keunikannya, terdapat dua danau yang berdampingan namun berbeda warna. Warnanya biru tosca dan hijau, namun bisa berubah tergantung suhu udara dan pancaran sinar matahari.

Warna air Danau Kaolin di Bangka ini sangat kontras berpadu dengan tanah berpasir putih. Gundukan pasir putih ditata menjadi bukit-bukit kecil mengelilingi danau, sungguh indah dan menakjubkan.

Keindahan danau ini pun sudah diakui dengan berhasil masuk sebagai nominasi “Destinasi Unik Terpopuler” pada Anugerah Pesona Indonesia 2019 yang digelar Kementerian Pariwisata.

Kulong biru berada di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Berjarak  sekitar 60 km dari Bandara Depati Amir dan sekitar 15 km dari pusat kota Koba. Ditempuh melalui jalur darat dalam waktu 60 menit perjalanan dari Kota Pangkalpinang.

Danau Kaolin berwarna hijau
Danau Kaolin berwarna hijau.

Di sana, wisatawan dapat menjelajahi area danau. Bisa juga menyusuri jalur pedestrian maupun jembatan kayu yang memisahkan kedua danau. Jangan lupa ambil foto sebagai kenangan dengan latar danau dan spot lainnya yang juga memesona.

Silakan baca: Bangka Botanical Garden, Metamorfosis dari Lahan Kritis

Destinasi wisata ini pun sudah didukung dengan fasilitas kepariwisataan, seperti toilet, pujasera, lapangan parkir yang luas, dan toko cenderamata. Nikmati pula wahana sepeda perahu bebek di atas hamparan danau berwarna hijau.*