Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui E-Samsat Jabar

E Samsat Jabar
E-Samsat Jabar. (@ bapenda.jabar)

 

BandungKlik – E-Samsat Jabar merupakan salah satu inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK melalui sistem elektronik, yakni via ATM bank. Tentunya, ATM bank yang telah bekerja sama di seluruh wilayah Indonesia.

Sistem pembayaran ini memberikan banyak keuntungan serta kemudahan. Pembayarannya dilakukan langsung oleh Wajib Pajak via ATM. Sehingga dapat menghindarkan percaloan, menghilangkan korupsi penerimaan pajak, ketepatan perhitungan pajak yang akan dibayarkan, serta tentunya memberikan kenyamanan bagi para Wajib Pajak.

E-Samsat memiliki jaringan yang luas. Pembayaran bisa dilakukan di lebih dari 38.000 jaringan ATM bank yang telah bermitra di seluruh wilayah Indonesia.

Mekanisme cara pembayaran via E-Samsat cukup mudah dilakukan, wajib pajak hanya perlu mendatangi ATM terdekat untuk membayar pajak kendaraannya. Berikut rincian syarat, ketentuan, mekanisme pembayaran, hingga proses pengesahan.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kendaraan tidak dalam status blokir Ranmor/ blokir data kepemilikan.
  2. Wajib Pajak memiliki telpon dan nomor seluler yang aktif (bila meminta kode bayar melalui SMS).
  3. Wajib Pajak Memiliki Nomor Rekening Tabungan dan Kartu ATM di Bank BJB atau Bank BNI atau Bank BCA.
  4. Berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang 1 (satu) tahunan.
  5. Tidak berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan yang bersamaan dengan ganti STNK (5 tahunan).
  6. Masa berlaku pajak yang bisa dibayar kurang dari 6 bulan dari masa jatuh tempo.
  7. Wajib pajak adalah perseorangan (bukan badan usaha/yayasan /badan sosial).

Mekanisme Pembayaran

Sebelum tahap pembayaran pajak kendaraan melalui E-Samsat Jabar, nasabah harus mendapatkan Kode Bayar. Kode Bayar diperoleh melalui aplikasi Sambara atau SMS Gateway Samsat atau website Bapenda.

Cara mendapatkan Kode Bayar bisa melalui (pilih salah satu):

Aplikasi Sambara

Aplikasi Sambara bisa diunduh di Google Play Store. Setelah diunduh dan instal, kemudian pilih Info PKB pada menu Sambara lalu isikan Nomor Polisi Kendaraan; klik Cari, dan akan tertera besaran pajak yang harus dibayarkan.

Selanjutnya klik Lanjut Daftar Online; Isikan No. KTP Pemilik kendaraan dan 5 digit terakhir No. Rangka Kendaraan (No. Rangka bisa dilihat di lembar STNK); Lalu klik Proses

SMS Gateway Samsat

Kirim SMS ke 0811 211 9211 dengan format:

Esamsat [spasi] No. Rangka [spasi] NIK/KTP

Contoh: Esamsat MH4LX150CEJP19XXX 3204391708730XXX

Website Bapenda

Klik halaman Info PKB (klik di sini)

Pada halaman Info PKB, isikan Nomor Polisi Kendaraan, klik Cari, dan akan tertera besaran pajak yang harus dibayarkan,

Selanjutnya klik Lanjut Daftar Online,

Isikan No. KTP Pemilik kendaraan dan 5 digit terakhir No. Rangka Kendaraan (No. Rangka bisa dilihat di lembar STNK); Lalu klik Proses.

Setelah mendapatkan Kode Bayar, silakan kunjungi ATM terdekat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan Anda. Selanjutnya ikuti langkah-langkah pada menu ATM bank, antara lain Bank bjb (wilayah hukum Polda Jabar dan Polda Metro Jaya), BCA (wilayah hukum Polda Jabar), dan Bank Mandiri (wilayah hukum Polda Metro Jaya).

Proses Pengesahan STNK

Jika sudah melakukan pembayaran di ATM bank, Anda harus menukarkan struk (bukti) pembayaran dengan blanko pengesahan STNK dan mendapatkan SKKP, dengan mengikuti ketentuan berikut ini.

DAERAH HUKUM POLDA JABAR

Bawa struk pembayaran beserta E-KTP Asli dan STNK Asli ke seluruh Sentra Layanan Samsat Provinsi Jawa Barat Daerah Hukum Polda Jabar (Kantor Bersama Samsat, Samsat Keliling, Samsat Outlet dan Samsat Gendong). Di sana akan dilakukan pengesahan STNK dan mendapatkan SKKP, selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari. Apabila tidak dilakukan pengesahan STNK, kendaraan dinyatakan tidak sah secara operasional.

Silakan baca: Jadwal Samsat Keliling dan Outlet Kota Bandung

DAERAH HUKUM POLDA METRO JAYA

(Bekasi, Depok, Cinere & Cikarang)

Bawa bukti pembayaran beserta E-KTP Asli, STNK Asli dan BPKB Asli/Fotocopy ke seluruh Sentra Layanan Samsat Provinsi Jawa Barat Daerah Hukum Polda Metro Jaya (Kantor Bersama Samsat, Samsat Keliling, Samsat Outlet, atau Samsat Gendong), untuk dilakukan pengesahan STNK dan mendapatkan SKKP, selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari. Apabila tidak dilakukan pengesahan STNK, kendaraan dinyatakan tidak sah secara operasional.*

Sumber: Bapenda Jabar