BandungKlikKota Bandung memang terkenal dengan kulinernya, mulai dari makanan kekinian hingga kuliner legendaris. Tak hanya makanannya yang melegenda, tapi tempat kulinernya pun ada yang sudah berdiri sejak tahun 1928, yaitu Bandoengsche Melk Centrale (BMC).

BMC Bandung ini didirikan di masa kolonial Belanda oleh The Dutch Boers. Dari dulu BMC dikenal sebagai pusat pengolahan susu berkualitas tinggi.

Kehadiran BMC sendiri diawali dengan meningkatnya produksi susu dari beberapa peternakan sapi perah yang berada di daerah Bandung dan sekitarnya. Tempat ini pun menjadi satu-satunya koperasi pusat pengolahan susu yang berteknologi tinggi pada masa Hindia Belanda.

Bangunan tempat kuliner yang berlokasi di Jalan Aceh No.30, Kota Bandung tersebut sudah tercatat sebagai bangunan cagar budaya. Hingga saat ini bangunannya tidak mengalami banyak perubahan sejak pertama kali dibangun.

Silakan baca: Nongkrong Asyik di Loko Coffee Shop Stasiun Bandung

Masih tampak nuansa ‘tempo doloe’ pada gedungnya. Dengan menampilkan gaya arsitektur Art Deco Geometric.

Dari segi menu makanan yang disajikan pun kini semakin beragam, tak hanya menghadirkan menu susu dengan beberapa varian rasa. BMC juga memiliki menu menarik lainnya, mulai dari yoghurt, Western Food, seperti chicken cordon bleu, steak, dan lainnya.

Tak kalah nikmat, juga ada menu Indonesian Food, diantaranya sop buntut, sop iga, nasi goreng, nasi liwet, dan lainnya. Ditambah beragam minuman, antara lain milkshake, kopi, teh, dan jus.

Selain menu utama, juga tersedia menu dessert (hidangan penutup). Seperti es campur, banana split, ice cream tiga rasa, dan puding.

Silakan baca: Gedung de Vries, Toko Serbaada Pertama di Bandung

Beragam menu tersebut dibanderol dengan harga yang masih terjangkau, berkisar dari Rp 7.000 – Rp 80.000. Menyantap hidangan di sana pun akan terasa lebih nikmat dan santai karena ditemani alunan live music bernuansa oldies.*

 

 

 

Sumber & Foto: Disbudpar Kota Bandung