BandungKlik Bank bjb selalu memberikan pelayanan perbankan yang dapat memudahkan para nasabah. Seperti yang tampak pada fasilitas Kredit bjb Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG). Kemudahannya diberikan kepada pelaku usaha kecil dan petani dalam memenuhi kebutuhan modal hanya dengan jaminan resi gudang melalui fasilitas kredit

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank bjb Widi Hartoto memaparkan, bjb SSRG bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas usaha para petani dan pelaku usaha kecil. Fasilitas pinjaman dari Bank bjb ini pun disertai subsidi bunga dari pemerintah dan mudah diperoleh hanya dengan jaminan Resi Gudang.

“Plafon kreditnya, bagi pelaku usaha kecil hingga Rp500 juta. Sedangkan petani bisa mendapatkan pinjaman dana maksimal Rp75 juta dengan persyaratan dan cicilan ringan. Fasilitas bjb SSRG bisa dimanfaatkan para petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani, dan koperasi. Untuk memenuhi kebutuhan modal usaha,” jelasnya.

Resi gudang yang menjadi agunan tersebut diterbitkan oleh pengelola gudang berupa bukti kepemilikan barang yang telah disimpan di gudang. Komoditas yang disimpan yakni bahan-bahan pokok, seperti gabah, beras, serta jagung. Selain itu, bisa berupa kopi, kakao, lada, karet, garam, bawang merah, ikan, dan hasil alam lainnya.

Jumlah dana yang diajukan setidaknya mencakup 70% dari nilai resi gudang atau maksimal Rp75 juta per orang. Dengan jangka waktu kreditnya selama 6 bulan atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan petani. Keunggulan SSRG lainnya, petani tidak dikenakan biaya administrasi, bebas biaya provisi, dan tanpa biaya komitmen.

Silakan baca: Nikmati Promo bjb KPR Membumi, Kredit Rumah Tanpa DP dan Bunga Rendah!

Syarat Mudah dan Kelompok Tani

Persyaratan pengajuan bjb SSRG, petani yang mengajukan kredit harus berusia minimal 21 tahun saat proses pengajuan dan memiliki usaha sektor pertanian yang produktif. Bank bjb akan memberikan persetujuan kredit apabila ditujukan untuk modal kerja, serta sedang tidak menerima bantuan dari pemerintah. Kemudian melampirkan dokumen identitas, berupa fokokopi e-KTP, Kartu Keluarga, Surat Pernyataan bermaterai, dan akta nikah/surat cerai/surat kematian (jika ada).

Sedangkan bagi kelompok tani yang ingin mengajukan bjb SSRG, wajib mempunyai anggota yang produktif di bidang pertanian. Kelompok tani juga memiliki struktur organisasi komplet dengan aturan yang disepakati bersama. Dokumen yang harus disiapkan, antara lain fotokopi e-KTP pengurus, Surat Pernyataan bermaterai. Ditambah surat kuasa dari Gabungan Kelompok Tani dan surat permohonan dari calon debitur.

Jika calon debitur bjb SSRG berupa koperasi, maka harus berbadan hukum dan memiliki pengurus aktif. Bidang usaha yang disetujui oleh Bank bjb, yaitu bergerak di sektor pertanian dan pengadaan pangan. Untuk pengajuan kreditnya perlu menyerahkan surat pengesahan Badan Hukum Koperasi dari instansi berwenang, fotokopi e-KTP pengurus, sampai laporan kegiatan rutin koperasi.

Informasi lebih lanjut seputar produk dan layanan Bank bjb, dapat menghubungi layanan bjb Call 14049 atau mendatangi langsung Kantor Cabang Bank bjb terdekat.*