BandungKlik – BINUS University Bandung bersama Ikatan Duta Bahasa Jawa Barat (Jabar) menggelar puncak acara Festival Hari Bahasa Ibu Internasional 2024. Acara berlangsung di BINUS Hall, BINUS Kampus Bandung, Jalan Pasirkaliki No.25-27, Paskal Hyper Square, Kota Bandung, Sabtu, (24/2/24).

Festival tersebut dihadiri Direktur Kampus BINUS Bandung Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., Kepala Balai Bahasa Jawa Barat Dr. Herawati, S.S., M.A. Kemudian Ketua Divisi Eksternal Ikatan Duta Bahasa Jawa Barat Shabil Syach Pachlefi, BSS.. Serta Koordinator Digital Language Learning Center BINUS Bandung Desi Indrawati, S.Pd., M.Hum. Hadir pula para mahasiswa BINUS dan beberapa kampus lain di Kota Kembang.

Kegiatan ini menampilkan sesi talkshow dengan narasumber di antaranya, Florie Aurantia, S.Sos., (pendiri Lokadigma, terbaik 1 Duta Bahasa Nasional 2021, Delegasi Indonesia untuk Misi Budaya Eropa 2019). Brian Jevon T, S.Hum., (Jajaka Pinilih Jawa Barat 2023. Ketua BEM Fakultas Ilmu Budaya 2022, Pinilih Jajaka Budaya Jawa Barat 2018). Serta Temmy Widyastuti, M.Pd., (Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Sunda UPI, Duta Bahasa Jawa Barat 2011, Pegiat Bahasa Sunda).

Dalam kesempatan tersebut, Florie Aurantia membahas materi tentang kompleksitas masyarakat modern dan kebudayaan lokal. Lalu Brian Jevon mengulas tentang bahasa dan karakter, fenomena kebahasaan dalam peningkatan karakter anak muda. Sedangkan Temmy Widyastuti membahas budaya dan bahasa Sunda: bahasa dan tindak laku filosofis masyarakat Sunda.

Nuansa Kearifan Lokal

Direktur Kampus BINUS Bandung Dr. Johan Muliadi Kerta di sesi jumpa pers menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi Festival Hari Bahasa Ibu Internasional 2024 yang berlangsung di BINUS University. Hal ini sejalan dengan upaya yang dilakukan BINUS di lingkungan kampus, khususnya Kampus Bandung.

Ada beberapa upaya yang telah dilakukan BINUS sebelumnya yang berkaitan dengan peningkatan nilai kearifan lokal. Seperti sebelum pandemi, BINUS Bandung pernah mengundang salah satu peneliti yang membahas tentang musik Sunda, yaitu Karinding.

Silakan baca: Belajar Aksara Sunda Buhun Bersama Mang Ujang Laip

Johan juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menggunakan bahasa daerah. Kemudian makanan dan hasil-hasil karya mahasiswa yang punya nuansa kearifan lokal di Jawa Barat dan Kota Bandung pada khususnya.

“Kami pun berkolaborasi dengan pengelola tempat dan para pengusaha yang ingin mengangkat budaya Sunda,” ungkapnya.

Lebih lanjut Johan Muliadi menegaskan, kegiatan-kegiatan yang bertema Sunda akan terus diangkat oleh BINUS Bandung.

“Karena salah satu misi kami adalah mengangkat kearifan lokal yang ada di Jawa Barat dan Bandung pada khususnya,” ujarnya.

Binus University
Direktur BINUS University Bandung Johan Muliadi Kerta dan Kepala Balai Bahasa Jabar Herawati. (Foto: Iwan)

Masih kata Johan, para alumnus dan mahasiswa di kampus yang dipimpinnya, sangat antusias apabila BINUS mengadakan kegiatan-kegiatan bertema Sunda.

“Sebagai contoh, salah satu alumni dan lulusan dari BINUS Bandung prodi Desain Komunikasi Visual pernah membuat infografi aksara Sunda berdasarkan alat ucap. Hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang mengangkat budaya lokal,” terangnya.

Ke depannya, terkait ornamen dan aksara Sunda tersebut, Johan Muliadi mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan upaya kelanjutannya dan pengaplikasiannya di kampus.

“Seperti kita lihat masih banyak area-area dinding kosong di Binus Bandung maka akan kita siapkan ornamen Sunda, karena kami ada prodi Desain Komunikasi Visual. Jadi ke depan filosofi-filosofi Sunda, mural, cerita-cerita Sunda, dan legenda Sunda yang sudah kami siapkan akan dipasang di dinding kampus. Karena sudah disetujui pimpinan, dan di tahun 2024 ini secara bertahap akan kami kerjakan,” jelasnya.

Kerja Sama dengan Balai Bahasa

Sementara itu, terkait kerja sama dengan Balai Bahasa Jawa Barat, Johan Muliadi mengungkapkan, kerja sama akan terus berlanjut dan lebih dimantapkan.

“Salah satunya BINUS Bandung secara rutin terus mengikuti kompetisi duta bahasa daerah maupun bahasa nasional,” ujar Johan Muliadi Kerta.

Silakan baca: Kujang, dari Perkakas Jadi Identitas

Puncak Acara Festival Hari Bahasa Ibu Internasional 2024 semakin meriah dengan pengumuman kejuaraan perlombaan. Serta seminar bertemakan “Memaknai Bahasa Ibu dalam Bingkai Kebudayaan dan Kewarganegaraan”. Lalu seminar kebahasaan nasional, sesi berjejaring dan sosialisasi pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2024, penampilan seni dan budaya, dan pembagian doorprize.*