Bertemu Ikan Dewa di Kolam Cigugur Kuningan

Ikan Dewa Kolam Cigugur
Suasana asri dan sejuk Kolam Ikan Cigugur Kuningan. (Iwan Gunaesa/BandungKlik)

 

BandungKlik – Kolam ikan Cigugur merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang memiliki keunikan tersendiri. Keunikannya, di kolam ini dihuni ikan langka, kancra bodas (Labebarbus Doumensis). Ikan tersebut menjadi legenda yang dipercaya masyarakat sekitar sebagai ikan kramat yang dikenal dengan sebutan ikan dewa.

Saking keramatnya, masyarakat tak berani untuk mengganggu, menangkap, atau memancing ikan dewa tersebut. Sebenarnya jenis ikan dewa sama dengan ikan emas. Hanya perbedaannya habitat ikan kancra berada di air bersuhu dingin dan berasal dari sumber mata air.

Menurut sumber lisan masyarakat yang dikutip dari situs kel-cigugur.kuningankab.go.id, keberadaan ikan dewa tidak lepas dari kisah Rama Haji Irengan. Salah satu ulama yang menyebarkan Islam di Kuningan sekitar abad ke 15.

Rama Haji Irengan merupakan seorang catrik (santri) yang belajar agama Islam pada Sunan Gunung Djati di Cirebon. Lalu dikirim ke Kuningan sebagai tindak lanjut untuk penyebaran Islam, karena mayoritas penduduk di sana kala itu memeluk agama Hindu-Budha.

Saat penyebaran itu, Rama Haji Irengan membuat balong (kolam) sebagai tanda masyarakatnya sudah Islam. Membuat kolam itu dilakukannya dalam satu malam dan langsung ditanami ikan. Ikan itulah yang sampai sekarang disebut ikan dewa dan tidak boleh dimakan oleh siapa pun.

Silakan baca:

Situs Purbakala Cipari, Bukti Kebudayaan Masa Prasejarah

Waduk Darma, Danau Buatan yang Memesona

Lokasi Kolam Cigugur berada di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur. Sekitar 3 kilometer dari pusat kota Kuningan. Posisinya tepat berada di sisi Jalan Raya Cirebon-Kuningan-Ciamis. Tempatnya dihiasi pepohonan besar sehingga tampak asri dan sejuk, sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga.

Destinasi Kolam Cigugur, Kuningan ini pun dilengkapi fasilitas kolam renang dewasa dan anak-anak, kios jajanan kuliner, musala, serta areal parkir. Jika tak berniat untuk berenang, pengunjung bisa menikmati terapi ikan dengan duduk santai di pinggir kolam selama 20 menit. Terapi ini dipercaya bisa melancarkan peredaran darah.*