BandungKlik – Provinsi Banten memiliki destinasi wisata yang menyajikan atraksi alami dari ribuan jenis burung. Tempatnya yaitu Cagar Alam Pulau Dua atau disebut pula Pulau Burung. Berlokasi di Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten.

Jaraknya tidak jauh dari pusat kota, hanya sekitar 30 km dari Kota Serang. Letaknya berada di utara Banten dan di tenggara Banten Lama. Pulau ini pun dekat dengan tempat wisata religi dan sejarah Banten Lama.

Bagi pengunjung yang pertama kali datang ke sana, pastiakan bertanya-tanya kenapa disebut dengan pulau padahal datarannya tidak terpisah. Ternyata dulunya Pulau Dua merupakan pulau yang terpisah dari Pulau Jawa, dipisahkan dengan selat selebar 500 m. Saat ombak sedang surut, kedua daratan ini menyatu.

Kemudian, dengan adanya pendangkalan pada Sungai Cibanten sehingga berpengaruh pada ketinggian daratan dan batas antar pulau menjadi tidak jelas. Akhirnya daratan Pulau Dua menyatu dengan Pulau Jawa. Luas yang tadinya hanya 8 hektare pun menjadi 30 hektare setelah daratan menyatu.

Silakan baca: Keraton Surosowan, Peninggalan Kasultanan Banten

Hamparan pohon bakau dan kicauan burung akan menyambut para pengunjung saat tiba di pulau ini. Dari depan, pulau tampak seperti hutan kecil yang rimbun di pinggir pantai. Kawasan cagar alam tersebut mempunyai ekosistem tumbuhan tropis dengan pesisir. Didominasi vegetasi mangrove serta tumbuhan lain, seperti pohon dada, ketapang, kepuh, dan cangkring.

Puluhan ribu burung dan ratusan spesies

Daya tarik utama pulau tersebut, berupa keindahan alam bawah laut yang memesona dan atraksi alam aneka satwa burung. Dihiasi gugusan karang yang indah dan berbagai macam jenis ikan laut. Uniknya lagi, setiap April dan Agustus pulau ini akan didatangi ribuan burung. Inilah yang menjadi alasan Pulau Dua disebut juga sebagai Pulau Burung.

Aneka burung itu bermigrasi menghindari musim dingin yang datang di wilayah utara dan selatan. Tercatat sekitar 10.000 ekor burung dari 108 jenis yang berbeda akan berkumpul di tempat ini. Kurang dari sepertiga burung tersebut adalah pra migran yang hanya datang pada bulan tertentu. Datanglah ke pulau ini antara Maret hingga Juli untuk melihat berbagai macam burung yang ada.

Di tempat ini ada seorang penjaga kawasan cagar alam bernama pak Madashi. Beliau telah mengabdikan dirinya untuk menjaga cagar alam pulau dua ini selama lebih dari 30 tahun. Dengan kesederhanaanya, beliau mengabdikan diri untuk menjaga cagar alam ini, meski bukan lah hal yang mudah untuk menjaga cagar alam seluas 30 hektar seorang diri ini.

Wisatawan bisa menikmati atraksi aneka burung dari atas menara pengawas, hasil buatan seorang penjaga kawasan cagar alam bernama Madashi. Untuk mencapai Pulau Dua atau Puau Burung, wisatawan arahkan perjalanan menuju Sawah Luhur yang ada di Kecamatan Kasemen.

Silakan baca: Pesona Tanjung Lesung yang Anggun di Barat Jawa

Memang belum ada petunjuk jalan yang jelas, namun warga sekitar tahu tentang lokasi Pulau Burung. Jadi jangan sungkan untuk bertanya pada warga sekitar karena mereka dengan senang hati akan memberi tahu.*

 

Sumber & Foto: Dispar Prov. Banten