Belajar Mengolah Kolang-Kaling di Desa Wisata Jatirejo

desa wisata Jatirejo
Desa Wisata Jatirejo.

 

BandungKlik – Desa Wisata Jatirejo yang berada di Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah merupakan desa penghasil kolang-kaling terbesar di Semarang. Kolang kaling, salah satu bahan makanan yang biasanya disajikan untuk kolak atau es campur.

Saat berkunjung ke desa tersebut, wisatawan bukan hanya melihat proses pengolahan kolang-kaling, namun juga bisa ikut serta belajar membuat kolang-kaling secara langsung. Kegiatan itu dipandu langsung perajin yang berasal dari warga lokal.

Hingga kini, para perajin kolang-kaling di sana ada sekitar 20 orang lebih yang masih bertahan dengan proses tradisional. Dari mulai pengambilan kolang-kaling di pohonnya, pengupasan, sampai proses mengambil kolang-kaling dari buahnya.

Sebagai salah satu desa wisata, Desa Wisata Jatirejo tak hanya memproduksi dan menjual kolang-kaling. Tapi tersedia berbagai pilihan paket wisata yang menarik untuk dicoba.

Aktivitas yang bisa dinikmati wisatawan, mulai dari kegiatan sehari-hari masyarakat, seperti menanam tanaman kebun, memetik tanaman yang bisa dimakan, atau pengolahan kolang-kalingnya. Proses produksi kolang-kaling tersebut tampak mudah karena hanya mengambil isi dari buah kolang-kaling, tapi ternyata cukup rumit untuk dilakukan.

Proses pemisahan buah aren dengan batangnya terdapat getah yang jika terkena kulit bisa membuat gatal-gatal, inilah yang membutuhkan keahlian khusus atau terlatih. Meski begitu, kegiatan itu cukup membuat banyak pengunjung tertarik untuk belajar secara langsung.

Silakan baca: Sitiwinangun, Desa Wisata Penghasil Gerabah

Selain itu, ada pula aktivitas angon kebo, mengolah empon-empon (tanaman rimpang dapur), dan membuat aneka keripik. Semua pengalaman dari aktivitas tradisional ini, bisa didapatkan dari paket wisata desa tersebut.

Jika sudah mencoba paket-paket wisata tradisional, wisatawan yang datang juga masih bisa menjajal paket wisata lain yang memacu adrenalin. Seperti trail adventure menggunakan motor trail atau river tubing selama kurang lebih 3 jam.

Untuk river tubing dilakukan di aliran sungai Kali Kranji yang melintasi wisalayah Desa Jatirejo. Sungai ini mempunyai jeram dan arus yang cukup kencang. Jadi warga sekitar juga memanfaatkannya sebagai wahana permainan baru yang seru dan memacu adrenalin.

Sedangkan untuk motor trail melalui medan yang menantang dan alami yang bisa membuat pengalaman baru lebih seru. Kegiatan ini sudah dijamin keamanan dan keselamatannya. Semua perlengkapan keselamatan pun disediakan oleh pengelolanya, jadi wisatawan tidak perlu khawatir untuk mencobanya.

Di desa wisata ini pun tersedia fasiitas homestay sebagai tempat menginap bagi pengunjung yang betah berlama-lama di sana. Waktu liburan bersama keluarga atau teman tentu sangat mengasyikkan jika dihabiskan di Desa Wisata Jatirejo.

Silakan baca: Punthuk Setumbu, Spot Sunrise dan Siluet Borobudur

Rute menuju ke Desa Wisata Jatirejo, tinggal mengarahkan kendaraan dari pusat Kota Semarang ke arah Waduk Jatibarang. Atau bisa langsung menggunakan aplikasi Google Maps agar cepat sampai ke lokasi.*