BandungKlik – Bayi Tapir baru lahir di Bandung. Mahpudin Zookeeper sibuk menyiapkan makanan untuk Novi seekor Tapir di Bandung Zoological Garden (BAZOOGA) pada (24/10/2022). Novi, Tapir dengan berat kurang lebih 200 kilogram itu kini punya penerus. Novi pada 30 Agustus 2022 melahirkan anak seberat kurang lebih 15 kilogram, bayi tapir yang belum punya nama ini jadi warga baru Kebun Binatang Bandung.

Bayi Tapir ini hasil dari pengembangbiakan antara Novi dan jantan yang mati. Bayi Tapir ini bercorak yang berbeda dengan induknya. Namun, setelah berusia 4 bulan, corak itu akan berubah seperti warna induknya yaitu dominan hitam dan putih. Tapir adalah hewan langka, yang tidak semua kebun binatang memilikinya.

” Ini adalah bayi tapir ke sepuluh lahir di bandung zoo. Saat ini kami sedang mencari orang tua asuh yang ingin menjadi orang tua angkat bagi tapir betina ini”, terang Sulhan Syafi’i Marcomm Bandung Zoological Garden. Selanjutnya,menurut Sulhan bahwa orang tua angkat berhak memberikan nama dan update perkembangan bayi Tapir itu.” Bagi yang berminat daftar untuk jadi orang tua asuh, bisa hubungi melalui Instagram bandung zoo “, tutup Sulhan.

Bayi Tapir berkelamin betina ini sedang bermain dengan Zookeeper (Foto:BandungKlik/Rivansyah Dunda)
Tapir termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia. Pasalnya, hewan hitam putih ini memiliki masa mengandung sampai 404 hari. Tidak hanya itu, siklus perkawinan atau masa birahi tapir baru muncul dalam tempo dua tahun. Sebelumnya telah lahir juga bayi Tapir di Taman Rimba Jambi pada pertengahan bulan Juli 2002.
Hewan Soliter
Total koleksi tapir di Bazooga menjadi 11 ekor yang terdiri dari 6 ekor jantan dan 5 ekor betinaAgar air susu. Novi lancar, secara berkala dua kali sehari diberi makanan berupa kangkung, buncis, wortel, dan pepaya.
Tapir hewan yang soliter, kecuali musim kawin. Aktivitasnya lebih banyak pada malam hari (nokturnal). Kegiatan memah biak biasanya dilakukan sambil tetap terus berpindah-pindah. Jangkauan jelajah tapir sangat luas karena mereka cenderung berjalan jauh untuk menemukan lokasi yang kaya garam mineral.
Novi Tapir berusia 11 tahun induk dari bayi Tapir yang berusia 2 bulan di Bandung Zoological Garden.(Foto: Rivansyah Dunda)
Tapir adalah binatang herbivora yang memakan dedaunan muda di sepanjang hutan atau pinggiran sungai. Tapir memiliki bentuk tubuh seperti babi, telinga yang mirip badak dan moncongnya yang panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia.(RD)
BACA JUGA