Batik Karya Ridwan Kamil Dipakai 2 Personel Super Junior

Super Junior
Dua personel Super Junior Yesung dan Leeteuk saat memakai batik. (dok. jabarprov)

 

BandungKlik – Dunia pecinta hiburan K-Pop dibuat geger, pasalnya dua personel boy band Korea, Super Junior (Suju) mengenakan batik pemberian sekaligus karya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sendiri.

Dua personel Super Junior tersebut, Kim Jong Woon alias Yesung yang mengunggah posenya dengan mengenakan dua helai pakaian batik pada akun instagram pribadinya @yesung1106, Senin (24/5/2021).

Tampak keren, Yesung memadukan kemeja batik bernuansa hijau dan krem dengan blazer perpaduan merah dan celana merah membuat dia semakin rupawan.

“Apakah cocok untukku? Terima kasih kepada #RidwanKamil yang merancang batik ini. Terima kasih untuk Jawa Barat dan Indonesia. Aku cinta kamu @ #BatikJawaBarat #JabarJuara #SmilingWestJava,” tulis lelaki 36 tahun itu.

Postingan itu pun mengundang nyaris 300.000 pengikutnya dari total enam juta pengikut yang menyukai. Dengan 15.400 lebih komentar sementara.

Selain Yesung, personel Super Junior lainnya yaitu sang leader Park Jung-soo alias Leeteuk ikut meramaikan jagat sosial media instagram. Ia pun turut mengenakan jas batik biru dipadukan kemeja batik berwarna merah dan celana senada dengan batik luaran yang dia kenakan saat itu.

Sama seperti Yesung, ratusan ribu pengikutnya menyukai unggahannya dan 15.000 lebih komentar membanjiri kolom komentarnya.

Para netizen banyak yang penasaran dengan kekompakan Yesung dan juga Leeteuk mengenakan batik asal Jabar dan diposting bersamaan. Selebihnya mayoritas komentar orang Indonesia merasa bangga dan semakin kagum dengan duo personel Super Junior tersebut.

Silakan baca: Batik Banten Hadir dengan Ragam Motif dan Filosofi

Kemudian postingan dua personel Suju yang mengenakan batik asal Jabar itu, diposting ulang oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Kang Emil ini.

“GLOKAL

Thank you KPop stars @xxteukxx and @yesung1106 of @superjunior for wearing west java batik @batikkomar that  i designed,” tulis Kang Emil.

“You are now officially ready for “pergi kondangan” or “ikut pilkada” in Indonesia. Khamsahamnida from your Hyung,” sambungnya.

“Buat gadis2 Indonesia, dengan ini mereka terlihat lebih melokal dan tentunya lebih terjangkau. Mari semangat jadikan batik indonesia mendunia. Saya menggunakannya untuk diplomasi budaya,” ungkap Kang Emil menutup keterangan postingannya.

Bentuk diplomasi

Pascaviral di media sosial, Kang Emil menyebut batik yang dipakai artis K-Pop Leeteuk dan Lesung Suju merupakan bentuk diplomasi melalui budaya batik. Batik yang dipakai kedua artis internasional itu merupakan hasil desainnya.

Ia menjelaskan, batik yang memiliki motif Garuda Kujang Kancana dengan kombinasi Mega Mendung dan Kawung di bagian tengah dan bawah tersebut, sering dijadikan hadiah bagi para duta besar yang berkunjung ke rumah dinas Gedung Negara Pakuan.

“Saya kasih kepada para dubes yang datang ke Gedung Pakuan dan ternyata dipakai hingga viral. Ini adalah diplomasi budaya batik Indonesia khususnya Jabar. Suatu hari akan mendunia karena orang Korea pun pakai batik,” ujar Kang Emil di Green Forest Horison Lembang, Jalan Sersan Bajuri, KBB, Selasa (25/5/2021), dikutip dari laman jabarprov.go.id.

Selain sebagai arsitek, Kang Emil gemar mendesain. Seperti corak batik yang dibuatnya saat bosan beli batik.

“Ternyata banyak yang suka sehingga ada salah satu desain batik. Saya jadikan hadiah buat para duta besar kalau berkunjung ke Gedung Pakuan,” sambungnya.

Terkait kabar ini, Kang Emil tak menduga ternyata yang awalnya hanya dijadikan sebagai hadiah oleh-oleh dari Jabar untuk para dubes diberikan kepada personel K-Pop kenamaan asal Korea Selatan.

“Saya tidak menduga ternyata dia menjahit dipakai dan diposting dan dengan bangganya. Kemudian sebelumnya Dubes meminta izin Pak Gub bisa ga ngasih ke K-Pop stars,” tuturnya.

Silakan baca: Batik Bogor ‘Tradisiku’, Hadirkan Motif Klasik Bogor

Masih menurutnya, setelah dipakai oleh kedua artis kecintaan warga Indonesia itu menjadi viral di media sosial. Hal ini merupakan bentuk diplomasi budaya batik. Apalagi, batik sudah memeroleh pengakuan dunia dari UNESCO pada 2009.

“Dan ternyata orang Korea mah pakai batiknya berbeda dengan kita, kemeja batik ditambahi lagi jas batik dan keren. Saya pun akan mencoba menirunya,” pungkasnya.*