Banyuwangi Festival 2021 Digelar dengan Konsep Hybrid

banyuwangi festival 2021
Menparekraf Sandiaga Uno (atas) dan Bupati Anas (kanan) saat peluncuran secara hibrid Banyuwangi Festival 2021, Rabu (17/2/2021). (dok. kemenparekraf.go.id)*

 

BandungKlik – Banyuwangi Festival 2021 baru saja diluncurkan, Rabu (17/2/2021).  Tahun ini festival yang memasuki tahun ke-10 akan digelar dengan konsep colorful hybrid. Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, konsep bakal diterapkan dengan memadukan antara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Adapun festival bakal berlangsung sepanjang tahun dengan menghadirkan 102 event dari berbagai macam atraksi. Agenda Banyuwangi Festival 2021 beroleh apresiasi positif dari Menparekraf Sandiaga Uno.

“Saya sangat bersemangat mendukung Banyuwangi Festival 2021 sebagai daya tarik pariwisata daerah untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyuwangi dengan kalender kegiatannya telah dinobatkan sebagai kota festival terbaik dan menjadi rujukan destinasi pariwisata Indonesia,” tutur Sandiaga di Jakarta, dikutip dari laman kemenparekraf.go.id.

Dalam peluncuran agenda tersebut secara hibrid, Sandiaga mengatakan, penyelenggaraan event tersebut memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Hal ini, kata dia, didukung data tahun 2019 yang menunjukkan PAD naik Rp 29 miliar. Selain itu, angka kemiskinan menurun 7,52 persen, PDRB naik 157,5 persen dan pendapatan per kapita naik 149 persen.

“Untuk itu, saya berharap dengan adanya Banyuwangi Festival ini kita bisa bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, menumbuhkan ekonomi, dan kita membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya.

Ia pun mengimbau, dalam penyelenggaraannya kelak masyarakat kabupaten yang sohor dengan sebutan The Sunrise of Java tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menuturkan, tahun 2021 menjadi harapan baru bagi bangkitnya festival tersebut. Ada sejumlah hal baru yang diterapkan yang disesuaikan dengan masa adaptasi kebiasaan baru. Event juga bakal disiarkan dengan view 360 derajat sehingga memberikan pengalaman dan sensasi berbeda.

“Ini sebagai salah satu solusi kami agar pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap bisa produktif. Transaksi tetap dapat dilakukan secara online,” kata Anas. *

Silakan baca:

Pariwisata Banyuwangi Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi