Banten Targetkan Peringkat 10 Besar Destinasi Wisata Halal

kaibon wisata halal banten
Reruntuhan kompleks Keraton Kaibon di Kawasan Banten Lama. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Provinsi Banten menargetkan masuk 10 besar destinasi wisata halal di Indonesia. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam forum dialog “Banten Menuju Destinasi Wisata Halal Dunia” di Kabupaten Serang.

Andika mengatakan, Provinsi Banten punya potensi pariwisata yang luar biasa, banyak, beragam, dan diminati wisatawan.

“Saya berharap target Banten sebagai peringkat 10 besar daerah dengan destinasi pariwisata ramah Muslim dapat terealisasi,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (27/3/2021).

Dikatakan Andika, provinsi paling barat di Pulau Jawa tersebut sedikitnya punya 344 jenis potensi wisata alam seperti pantai, laut, gua, air terjun, dan gunung. Selain itu, ada 591 jenis potensi wisata religi, sejarah budaya dan wisata ziarah seperti Keraton Kaibon di Kawasan Banten Lama. Potensi lainnya adalah 231 wisata buatan dan wisata minat khusus. Potensi tersebut belum termasuk ekonomi kreatif masyarakat Banten yang kian menggeliat dan menjadi unggulan.

Silakan baca:

Keraton Kaibon, Istana Megah Ibunda Sultan Banten

Untuk mencapai target, katanya, seluruh pemangku kepentingan harus mengoptimalkan empat aspek penting yang menjadi parameter Indonesia Muslim Travel Index (IMTI). Empat aspek tersebut adalah aksesibilitas yang meliputi kemudahan akses udara, darat, dan air baik secara regional maupun global.

Aspek berikutnya adalah komunikasi agar informasi pariwisata ramah Muslim dapat baik tersampaikan. Yang tak kalah penting adalah lingkungan yang fokus pada kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara Muslim. Aspek penting lainnya adalah ketersediaan fasilitas berupa restoran halal, masjid, bandara, hotel, dan atraksi.

Menurut dia, pelayaan ini penting bagi para pelancong Muslim untuk dapat tetap bebas dan memenuhi kebutuhan religiusnya selama berwisata.

“Aspek sertifikasi juga menjadi isu global terkait pariwisata ramah Muslim. Sertifikasi ini menjadi sebuah jaminan dan sumber kepercayaan bagi wisatawan Muslim,” kata Andika.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Banten Agus Setiawan mengatakan, pihaknya menggelar dialog tersebut untuk beroleh masukan dan berbagi strategi dengan para pemangku kepentingan pariwisata. *