BandungKlik – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatut Tarbiyyah Liunggunung pada Rabu 5 April 2023. Lokasinya di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi kegiatan inklusi keuangan bagi pondok pesantren dan masyarakat yang ada di lingkungan ponpes. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, bisa lebih mengenalkan kembali produk dan jasa layanan perbankan. Termasuk akselerasi pembiayaan melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

bank bjb menjadi bagian dari kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat termasuk di pondok pesantren. Untuk ikut serta mendorong tumbuh kembang perekonomian. Pada kesempatan itu, bank bjb secara simbolis menyerahkan pembiayaan KUR melalui pola kemitraan budidaya ternak sapi sebesar Rp1,5 miliar kepada Kelompok Ternak Linggar Keramat Farm.

Penyaluran KUR diserahkan oleh CEO Regional 1 bank bjb, Andy Rachman kepada Kelompok Ternak Linggar Keramat Farm. Diterima oleh KH Anwar Nasihin sebagai pengasuh Ponpes Raudlatut Tarbiyyah Liunggunung.

Penyerahan tersebut disaksikan oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Kemudian Plt Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan; dan Pemimpin Cabang Purwakarta Erni Rosniawaty.

Silakan baca: RUPST bank bjb Tahun Buku 2022, Pembagian Dividen BJBR Meningkat

Penyaluran KUR kepada Kelompok Ternak Linggar Keramat Farm merupakan tindaklanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan bank bjb Kantor Cabang Purwakarta dengan KH Ahmad Anwar Nasihin. Tentang Penyaluran dan Penjaminan Kredit kepada mitra binaan KH Ahmad Anwar Nasihin di Aula kantor bank bjb Cabang Purwakarta, pada Kamis, 16 Maret 2023 lalu.

Pola Kemitraan

Pemimpin bank bjb Cabang Purwakarta, Erni Rosniawaty menjelaskan, pola kemitraan adalah salah satu strategi bank bjb dalam penyaluran kredit UMKM. Bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dengan membangun suatu ekosistem usaha dari hulu ke hilir.

Dengan ditandatanganinya PKS dengan bank bjb, KH Ahmad Anwar Nasihin telah bersedia menjadi offtaker yang sanggup menjamin peternak sebagai mitra binaannya atas supply bibit. Memonitor kelangsungan usaha sekaligus menyerap hasil panen peternak yang sebagian hasilnya digunakan untuk pelunasan kredit mitra binaannya.

“Diharapkan bank bjb dapat berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui sektor peternakan di Kabupaten Purwakarta dan membangun digitalisasi UMKM melalui implementasi layanan QRIS dan DIGI by bank bjb,” tutur Erni.

Offtaker Pola Kemitraan

Ketua Tim Pemberdayaan Pesantren dan Inklusi Keuangan yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Tarbiyyah Liunggunung Plered, KH Ahmad Anwar Nasihin mengatakan, pemberdayaan ekonomi pondok pesantren bisa dilakukan dengan cara kerja sama. Dengan pola kemitraan dengan pihak perbankan.

KH Anwar Nasihin juga sudah memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Ulama Penggerak Ormas dan Penggerak Ekonomi Masyarakat. Tahun 2023 ini, ia juga mendapatkan kepercayaan kembali dari bank bjb Cabang Kabupaten Purwakarta. Sebagai offtaker pola kemitraan di bidang peternakan.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan kepercayaan kembali dari bjb dan Pemda Purwakarta untuk bisa meningkatkan pasokan swasembada daging di Purwakarta. Di Purwakarta masih minim para pelaku peternakan dan masyarakat pun masih mengandalkan pasokan daging dari luar daerah. Ini yang jadi pemicu bagi kami untuk lebih meningkatkan peternakan sapi potong di Purwakarta. Agar masyarakat kita bisa membeli daging segar yang berkualitas,” ungkap Ajengan Anwar, sapaan akrabnya.

Apresiasi Menko Perekonomian

Sementara itu, dalam sambutannya Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menyampaikan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh bank bjb dan Pesantren Raudlatut Tarbiyyah. Dalam menciptakan kemandirian secara ekonomi di lingkungan pesantren. Termasuk berbicara mengenai kepemilikan sawah, ternak sapi, dan juga usaha konveksi. Ini merupakan contoh bahwa pondok pesantren bisa berdiri sendiri, dan tentu ini bisa terjadi karena ekosistem pesantren yang kuat.

Silakan baca: Bank bjb Dukung BI Menyediakan Uang Rupiah Baru untuk Ramadan dan Idulfitri 2023

Sebelum mengunjungi Pondok Pesantren, Airlangga Hartarto juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke peternakan sapi limosin dan konveksi yang dimiliki oleh Ponpes Raudlatut Tarbiyyah. Di mana bank bjb telah memberikan fasilitas pembiayaan melalui KUR sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi pesantren dan peningkatan keterampilan santri.*