Bangunan Stasiun Bandung, Kembarannya Ada di Belanda

stasiun bandung
Bangunan hall Stasiun Bandung dengan gaya arsitektur Art Deco dibangun pada 1928. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Stasiun Bandung punya dua pintu bangunan utama. Yaitu pintu selatan di Jalan Stasiun Timur dan pintu utara di Jalan Kebon Kawung Kota Bandung. Namun, tahukah Anda bangunan stasiun di pintu utara kembarannya ada di Belanda?

Menilik sejarah perkeretapian di Bandung, dikutip dari heritage.kai.id, pembangunan Stasiun Bandung dibangun berkaitan dengan pengangkutan hasil bumi kopi di Priangan untuk ekspor.

Guna mempermudah pengangkutan komoditi dari Priangan ke pelabuhan di Batavia (Jakarta), pemerintah Hindia Belanda membangun jaringan kereta api baru. Jaringan ini—pertama di wilayah Priangan, menghubungkan Buitenzorg (Bogor) – Bandung – Cicalengka sepanjang 184 kilometer. Pembangunan dilakukan oleh perusahaan kereta api milik pemerintah yaitu Staatsspoorwegen (SS).

Sebelumnya, jaringan kereta api Jakarta – Bogor sudah dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1873.

Sebagai tempat pemberhentian, SS juga membangun stasiun besar di pusat Bandung pada 1882. Pembangunan dipimpin arsitek sekaligus arkeolog Jan William Ijzerman siang dan malam agar stasiun lekas selesai. Pengerjaan di malam hari dibantu penerangan lampu listrik.

Stasiun Bandung rampung pada 16 Mei 1884 dan esoknya relasi Bogor – Bandung – Cicalengka diresmikan untuk komersial. Desain awal stasiun ini mirip bangunan Stasiun Gubeng di Surabaya. Ini merupakan ciri khas bangunan stasiun milik SS antara tahun 1884 – 1909.

Ketika jaringan sudah terhubung dengan Batavia, jumlah penumpang dan barang semakin meningkat.  Untuk mengantisipasi ini, Stasiun Bandung direnovasi dengan perluasan bangunan hasil rancangan arsitek FJA Cousin.

Namun, bangunan tersebut tak bertahan lama lantaran renovasi besar-besaran stasiun kembali dilakukan pada 1928. Pembangunan stasiun dirancang ulang oleh arsitek EH de Roo. Renovasi bangunan stasiun sekaligus membuat penerangan listrik baru yang dikerjakan perusahaan Bergman.

Mirip stasiun di Belanda

Seperti bangunan hasil renovasi sebelumnya, bangunan baru tersebut bergaya arsitektur Art Deco. Fasadnya berkonsep lebih modern dengan ornamen kaca jendela berwarna biru sehingga hall bagian dalam lebih terang.

Stasiun Naarden-Bussum
Stasiun Naarden-Bussum di Belanda. (hurenopstations.nl).*

Rupanya, bangunan baru tersebut ada kembarannya di Belanda yaitu Stasiun Naarden-Bussum. Bangunan stasiun yang dirancang oleh HGJ Schelling tersebut diresmikan pada tahun 1926.

Tahun 1939, SS menambahkan atap beton sebagai perpanjangan atap besi yang sudah ada. Saat ini, salah satu Stasiun Kereta Api di Bandung Raya ini berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia (Persero). *