Bangka Botanical Garden, Metamorfosis dari Lahan Kritis

Bangka Botanical Garden
Bangunan rumah khas Bangka berbahan kayu yang menjadi ikon BBG. (Iwan Gunaesa/Bandung Klik).*

 

Bandungklik – Bangka Botanical Garden (BBG) menjadi sebuah oase di Pulau Bangka. Pasalnya, Pulau Bangka identik dengan cuaca yang panas, namun saat memasuki kawasan BBG terasa sejuk nan asri.

Destinasi agro wisata ini memiliki area seluas 200 hektar dan mulai dikembangkan pada 2006. BBG merupakan kawasan hasil metamorfosis dari lahan kritis bekas penambangan timah bertanah gambut dan berpasir. Kini hampir seluruh bagiannya ditumbuhi pepohonan rindang.

Lokasi Bangka Botanical Garden berdekatan dengan objek wisata Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Di sana, pengunjung bisa berekreasi sambil mengenal beragam tanaman ditemani hawa sejuk nan asri.

Di luar tanaman, terdapat juga peternakan sapi, peternakan unggas, hingga kolam memancing. Kenyamanan pun bertambah dengan tersedianya rumah-rumah kayu serta gazebo untuk bersantai menikmati pemandangan. Ada juga bangunan rumah khas Bangka berbahan kayu.

Silakan baca: Situ Cileunca, Panorama Romantis yang Memanjakan Mata

Untuk urusan perut, pengunjung bisa menyantap sajian kuliner dari kafe dan kedai di sana. Ada menu tekwan yang wajib dicoba. Olahan ikan lezat dengan kuah pedas dicampur perasan jeruk kunci khas Bangka.

Selanjutnya ada ragam minuman susu murni atau pilihan yogurt. Serta olahan susu yang sudah dikemas dengan rasa coklat dan stroberi. Semuanya hasil dari peternakan sapi BBG.

Kegiatan lain yang dapat dilakukan, yaitu memetik sendiri buah-buahan dan sayuran dari kebun BBG. Ada buah naga, jeruk, jambu biji, mangga, semangka, pepaya, sawo, serta cabai. Petugas nantinya akan menimbang buah-buahan yang Anda petik. Jangan khawatir, harganya pun sangat terjangkau.*