Bandrek, Minuman Bercita Rasa Penuh Kehangatan

bandrek abah
Bandrek Abah. (Irwan Akhmad/ BandungKlik).*

 

BandungKlik – Bandrek dikenal sebagai minuman hangat yang rasanya manis pedas. Cita rasanya yang penuh kehangatan memberi sensasi hangat pada tubuh.

Pada dasarnya minuman ini dibuat dari campuran lada hitam, jahe, gula kawung (gula aren) dan rempah-rempah lainnya. Cara memasaknya dijerang dan lazim disajikan dalam keadaan panas.

Dengan bahan-bahan alami, bandrek dapat dikonsumsi segala usia. Apalagi di saat udara dingin atau musim hujan. Cara penyajiannya juga bervariasi. Selain bisa dicampur dengan creamer, juga bisa ditambahkan susu, bahkan di-shaker. Walau diminum saat dingin tetapi akan hangat di tenggorokan. Ini salah satu kelebihannya.

Minuman tradisional masyarakat Jawa Barat (Sunda) ini sering kali dijajakan sebagai minuman jajanan. Biasanya dijajakan bersama sahabat akrabnya yaitu bajigur. Kedua minuman ini banyak dijual dengan menggunakan gerobak dorong kecil.

Akan tetapi, kini kedua minuman itu juga sudah menjadi menu minuman di kafe hingga hotel berbintang. Malah, banyak yang dijadikan sebagai welcome drink.

Dalam perkembangannya bandrek juga sudah dikemas dan disajikan dalam kemasan siap saji. Seperti bandrek Abah yang diproduksi di Cimanggu Ciwidey Kabupaten Bandung. Paling tidak, ada dua kemasan umum yang ditawarkan. Kemasan botol dan kemasan sachet.

Bandrek ini mulai diproduksi pada 1982. Untuk memperolehnya cukup mudah. Minuman khas ini banyak dijumpai di kedai atau toko oleh-oleh di sekitar Jalan Raya Ciwidey hingga Situ Paténgan. Soal harga, tentunya beragam. Malah untuk kemasan botol besar 750 ml, misalnya, ada tiga pilihan “level kehangatan” yakni hangat, sedang dan pedas.

Popularitas bandrek memang tak pernah pudar. Minuman tradisional ini banyak dikonsumsi masyarakat untuk sekadar menghangatkan badan. Dengan cita rasa yang alami, bandrek tetap bersemi sepanjang hari dalam kehangatan. *

 

Silakan baca: 5 Minuman Tradisional Indonesia Berkhasiat untuk Tubuh

Silakan baca: Kalua, Manisan Kulit Jeruk dari Pasir Jambu