BandungKlik — ARTOTEL Yogyakarta kembali mempersembahkan pameran seni berkolaborasi dengan embroidery artist asal Yogyakarta yaitu Ameylia Kurniawati. Pameran seni bertajuk “Flaunting Flaws” ini resmi dibuka pada 1 Desember 2023. Bertempat di ARTSPACE, Lobby ARTOTEL Yogyakarta.

Pameran tunggal yang dibawa oleh Ameylia Kurniawati atau yang kerap disapa Amel kali ini menggambarkan tentang hal-hal yang sebenarnya baik. Serta kecukupan melalui segala kekurangan yang ada dalam diri masing-masing.

Karya yang dipamerkan Amel tersebut memiliki nuansa yang unik. Di mana karyanya yang menggunakan media sulam ini memiliki kekhasan tersendiri. Mulai dari warna benang, garis sulam dan bentuk yang unik.

Dalam pameran Flaunting Flaws ini, Amel ingin mengajak pengunjung untuk bisa menerima segala kekurangan kita dengan lebih percaya diri. Bukan hanya itu, Amel juga mencoba menceritakan pamerannya merupakan bentuk pengingat bahwa setiap orang itu memiliki sisi baik dan cukup tanpa perlu berpura-pura.

Silakan baca: Jemparingan, Seni Panahan Asli Jogja yang Sarat Makna

Topeng-topeng yang biasa orang-orang pakai sebagai wujud ketidakpercayaan diri inilah yang terkadang membuat jadi menunjukkan sifat kekurangan. Kuatnya warna pastel dan bentuk sulaman pada karya Amel di sini juga sebagai wujud keberaniannya dalam menerima segala kekurangan.

Ini merupakan kali pertama Amel mengadakan pameran tunggal. Amel ingin mengajak pengunjung untuk bisa merefleksikan diri pada karya-karya yang dipajang di ARTSPACE ARTOTEL Yogyakarta.

Wadah Seniman Lokal

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menyampaikan, “Sebagai hotel yang mengusung seni, kami akan terus berupaya menjadi wadah melalui ARTSPACE bagi seniman-seniman lokal. Untuk bisa berekspresi dan menyampaikan pesan kepada masyarakat, seperti pameran “Flaunting Flaws” ini. Kami berharap pameran seni ini dapat memberikan inspirasi dan memberikan kesan bagi para pengunjung.”

Silakan baca: Embung Nglanggeran, Keindahan di Kaki Gunung Api Purba

Terdapat 22 buah karya sulam yang dipajang di pameran seni “Flaunting Flaws” tersebut. Pameran ini akan berlangsung mulai 1 Desember 2023 hingga 1 Maret 2024 mendatang.* (rls)