Arti 12 Nama Bulan dalam Kalender Masehi Gregorian

arti nama bulan kalender masehi gregorian
(medium).*

 

BandungKlik – Dalam kalender Masehi Gregorian yang banyak digunakan masyarakat dunia saat ini, ada 12 bulan yang namanya sudah sangat populer. Lalu, apa arti dari semua nama itu? Seturut Almanac, berikut penjelasannya.

Januari

Berasal dari nama Janus, dewa awal yang baru. Janus adalah representasi sempurna dari bulan pertama tahun baru. Dia punya dua wajah, satu yang melihat ke masa lalu dan satu lagi ke masa depan. Dewa ini juga dipandang sebagai dewa pintu yang mewakili mengejar peluang baru dan merangkul perubahan.

Februari

Dari mana asalnya? Festival Februalia, yaitu festival tahunan yang mempromosikan kesehatan dan kesuburan. Festival Februalia berlangsung sepanjang bulan di Roma dan diadakan sebagai cara untuk mengusir roh jahat. Orang kaya akan melewatkan pekerjaan dan menghabiskan sepanjang bulan dengan berdoa dan bermeditasi.

Maret

Arti nama bulan ini berasal dari nama Mars, dewa perang dalam mitologi Yunani. Musim dingin mengganggu masa perang di Roma dan pertempuran tidak akan dilanjutkan sampai cuaca lebih bersahabat. Ini menjelaskan mengapa Maret dinamai Mars.

April

Sebagian sejarawan yakin nama ini berasal dari Aprodhite, yaitu dewi cinta dan kecantikan. Namun, sebagian lain berpikir ini berasal dari kata Latin “aperio” yang berarti “membuka (tunas)”. Alasannya karena tanaman mulai tumbuh di bulan ini. Intinya, bulan ini dipandang sebagai pembaruan musim semi.

Mei

Mei juga berasal dari nama dewi, yaitu Maia yang berarti dewi kesuburan dan pertumbuhan. Di Romawi kuno, Maia mengawasi pertumbuhan tanaman. Hortikultura adalah bagian penting dari kehidupan dalam masyarakat mereka. Maia dianggap sebagai pengasuh dan dewi bumi yang erat hubungannya dengan bulan musim semi.

Juni

Masih dari nama dewi. Bulan ini berasal dari nama Juno, yaitu dewi pelindung pernikahan dan kesejahteraan wanita. Pertengahan musim panas di Romawi kuno adalah waktu bagi keluarga yang mampu akan mengatur pernikahan. Juni adalah bulan yang sangat populer untuk pernikahan ini.

Juli

Nama ini untuk menghormati diktator Romawi Julius Caesar (100 SM – 44 SM) setelah kematiannya. Pada tahun 46 SM, Julis Caesar membuat salah satu kontribusi terbesarnya dalam sejarah. Dengan bantuan Sosigenes, ia mengembangkan kalender Julian, pendahulu kalender Gregorian yang digunakan saat ini.

Agustus

Sebagai penghormatan bagi kaisar pertama Romawi sekaligus cucu dari Julius Caesar. Ia adalah Augustus Caesar (63 SM – 14 M). Augustus berasal dari kata Latin “augustus” yang berarti terhormat, mulia, dan agung. Ia mampu mengembalikan kota ke masa kejayaannya setelah perang.

September

Arti nama bulan September berasal dari kata Latin: “septem” yang berarti tujuh. Tunggu, bukankah September bulan kesembilan? Ini dapat dijelaskan dengan fakta bahwa September adalah bulan ketujuh dalam kalender Romawi awal.

Oktober

Seperti “septem” tadi, kali ini Oktober yang diambil dari kata Latin “octo” yang berarti delapan. Kalender Romawi awal hanya punya 10 bulan. Oktober adalah bulan kedelapan dalam satu tahun waktu itu. Oleh karena beberapa alasan, nama itu tidak diubah ketika Romawi beralih ke kalender 12 bulan.

November

Satu lagi yang “tidak sesuai arti”! November dari “novem” adalah kata Latin untuk sembilan. Ini bulan kesembilan dalam kalender Romawi awal. Saat beralih ke kalender Gregorian, tidak ada yang mau mengubah namanya. Jadinya, angka-angkanya campur aduk dalam kalender modern yang kita gunakan saat ini.

Desember

Sejarah dan tradisi penting di Romawi kuno yang dapat menjelaskan mengapa mereka ingin mempertahankan beberapa nama dari kalender awal mereka. Desember yang berasal dari kata Latin “decem” artinya sepuluh. Saat ini masyarakat dunia mengenalnya sebagai bulan ke-12. *

 

Silakan baca: Siapa Penemu Kalender? Sejarah Hari, Bulan, & Tahun