Alun-Alun Kota Bandung 31 Desember 2014 – 2020

alun-alun bandung
Suasana Alun-alun Kota Bandung yang sepi saat pandemi Covid-19. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Alun-alun Kota Bandung memang punya daya tarik tersendiri. Magnet ini bahkan sudah melekat sejak masa Pemerintah Hindia Belanda.

Memang, ruang publik tersebut sempat semrawut lantaran adanya pedagang kaki lima yang mangkal saban hari. Jadinya,  terkesan kumuh dan tidak terawat.

Selamat tinggal pemandangan kurang sedap. Pemerintah Kota Bandung mempercantik lahan seluas 1.200 meter persegi tersebut pada 2014. Dengan wajah baru, rumput sintetis berpola terhampar di alun-alun bak permadani hijau raksasa. Tak hanya itu, taman bunga di sekelilingnya menambah estetika yang memanjakan mata.

Alun-alun telah disulap menjadi taman indah. Menjelang pergantian tahun, tepatnya 31 Desember 2014, buah revitalisasi tersebut diresmikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Sejak itu, pesonanya semakin meroket dan sempat viral. Saking kekiniannya, saat itu muncul anekdot:

Di Bandung nuju usum naon?” (Di Bandung sekarang sedang musim apa?”).

Ayeuna mah nuju usum popotoan di Alun-alun.” (Sekarang lagi musim berfoto ria di Alun-alun).

Sekira tiga bulan, anekdot ini menghiasi linimasa Twitter dan Instagram.

Setiap saat orang berkunjung ke tempat ini meski sekadar untuk melepas penat dan popotoan. Mau pagi atau malam, warga acap menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Alhasil, pusat kota ini tak pernah sepi pengunjung terutama akhir pekan.

Alun-alun Kota Bandung kembali direvitalisasi pada 2018. Hamparan rumput diremajakan sehingga nampak lebih segar. Pola geometris rumput yang baru lebih unik dan artistik seperti terlihat saat ini.

Sejak menggunakan rumput sintetis, berarti sudah enam kali masyarakat Bandung menikmati malam tahun baru di Alun-alun Kota Bandung.  Enam kali pergantian tahun—2014-2015 hingga 2019-2020, selalu lebih ramai dari sebelumnya. Orang datang dari mana-mana, berkerumun sehingga menjadi lautan manusia.

Namun, hari ini 31 Desember 2020, Alun-alun Kota Bandung dipastikan bakal sepi. Covid-19 yang masih melanda membuat Pemerintah Kota Bandung menutup semua ruang publik. Tujuannya, guna menekan potensi kerumunan sekaligus mencegah penyebaran virus corona. *

Silakan baca:

Malam Tahun Baru, Pemkot Bandung Lakukan Penyekatan Jalan