Aceh Kembangkan Potensi Wisata Pulau Banyak Singkil

pulau banyak
Perahu tradisional dan speed boat berlabuh di tepi pantai Pulau Banyak di Aceh Singkil. (dok. disbudpar.acehprov.go.id).*

 

BandungKlik – Pemerintah Provinsi Aceh tengah mengembangkan potensi wisata di Pulau Banyak di Kabupaten Aceh Singkil. Selain pesona laut yang indah, pulau ini juga punya gugusan pulau yang tak kalah jelita.

“Pulau Banyak terdiri dari 63 pulau yang berada di dekat ujung perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. Ia memiliki taman laut yang indah sekali dan ombaknya juga cocok untuk surfing,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, beberapa waktu lalu, dikutip dari Antara, Sabtu (27/3/2021).

Untuk pengembangan tersebut, pemerintah provinsi berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Salah satu hal yang turut menjadi perhatian pemerintah adalah terkait aksesibilitas. Ada beberapa opsi untuk bisa sampai di Singkil. Dari Banda Aceh pelancong bisa menggunakan angkutan umum di terminal Batoh dan Lueng Bata. Tarifnya antara Rp 220 – 250 ribu.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, jarak yang ditempuh sekira 646 kilometer dengan waktu sekira 12 jam 45 menit. Alternatif lainnya, wisatawan bisa berangkat dari Medan dengan jarak sekira 268 kilometer selama 7 jam 25 menit.

Wisatawan juga bisa menggunakan moda transportasi udara ke Bandara Kualanamu, kemudian diteruskan dengan menyewa mobil travel menuju Singkil. Menuju Pulau Banyak, transportasi selanjutnya menggunakan feri, perahu tradisional atau speed boat di Jembatan Tinggi Pulo Sarok.

Silakan baca: Mie Aceh, Pedas Gurih dan Kaya Rempah

Di luar alternatif tersebut, Aceh Singkil sebetulnya sudah punya bandara yakni Bandara Syekh Hamzah Fansuri di Kampung Baru, Singkil Utara. Tahun lalu, bandara ini diminta untuk menambah panjang landasan pacu setidaknya 1.200 – 2.000 meter agar pesawat ATR dan bombardier bisa mendarat.

Hal ini juga diharapkan dapat membuka akses Kualanamu-Singkil-Nias, Silangit-Singkil, Singkil-Banda Aceh, Singkil-Jakarta, dan Kualanamu-Singkil-Simeleu.

Jamaluddin berharap, dengan terbukanya akses tersebut bisa mendorong potensi wisata di Pulau Banyak dan sekitarnya.

“Sekarang sudah cukup ramai tetapi kendalanya ada di akses,” katanya. Jika landasan pacu sudah selesai diperpanjang, diharapkan makin banyak turis yang datang dan mengenal Singkil. *