6 Benteng Peninggalan Kolonial yang Menarik Dikunjungi

benteng kolonial
Benteng Marlborough, peninggalan Inggris di Bengkulu.

 

BandungKlik – Indonesia banyak menyimpan peninggalan sejarah yang menjadi destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Salah satunya peninggalan benteng pada masa kolonial atau penjajahan di berbagai daerah.

Kini benteng-benteng itu, masih banyak yang berdiri kokoh dan beralih fungsi menjadi tempat wisata. Tak hanya arsitektur khas kolonial yang menarik, namun juga nilai historis di dalamnya.

Di bawah ini ada sejumlah benteng peninggalan kolonial yang masih kokoh dan menjadi destinasi wisata menarik, diantaranya:

Benteng Marlborough

Benteng yang berlokasi di Jalan Benteng, Kebun Keling, Bengkulu ini, merupakan peninggalan Inggris. Dibangun pada tahun 1713 saat pemerintah kolonial Inggris masih menguasai Bengkulu dari tahun 1685 – 1985.

Hebatnya, Benteng Marlborough menjadi contoh asli dari desain dan rupa bangunan di abad ke-17 di Nusantara. Makanya, terdapat gapura ikonik yang mirip dengan latar tempat di film-film kolosal.

Benteng Vredeburg

Benteng Kolonial Vredeburg

Benteng Vredeburg yang menjadi salah satu ikon wisata Yogyakarta ini, merupakan peninggalan masa kolonial Belanda. Dibangun pada 1760 atas perintah dari Sri Sultan Hamengku Buwono I dan permintaan dari pihak pemerintahan kolonial Belanda.

Silakan baca: Berwisata Edukasi di Museum Benteng Vredeburg

Lokasinya berada di depan Keraton Kesultanan Yogyakarta. Dengan bentuk bangunan persegi mirip dengan 4 menara pantau di masing-masing sudut Kesultanan Yogyakarta.

Wisatawan bisa menjalajahi seluruh area dan berfoto ria dengan latar benteng. Spot foto instagenic dan favoritnya di area depan benteng dengan gapura berdesain khas arsitektur Belanda.

Benteng Vastenburg

Vastenburg

Benteng Vastenburg tampil dengan bangunan megah dan cantik berwarna putih bergaya arsitektur khas Eropa. Dibangun atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Baron Van Imhoff pada 1745.

Selain menjadi destinasi  wisata, benteng juga beralih fungsi menjadi venue untuk event. Bagian muka fasad benteng pun sudah direnovasi, sehingga pengunjung bisa menikmati dan mengabadikan keindahan benteng.

Lokasi Benteng Vastenburg terletak di Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Benteng Pendem Van Den Bosch

Benteng Pendem Van Den Bosch

Nama benteng diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada masa itu, Johannes van den Bosch. Kawasan benteng di Ngawi tersebut dibangun pada tahun 1839.

Silakan baca: Benteng Speelwijk, Jejak Kolonial Belanda di Tanah Banten

Keunikannya, benteng dibangun lebih rendah dari tanah sekitarnya atau dikelilingi tanah yang lebih tinggi sehingga dari luar kelihatan terpendam. Karena itu, lahirlah sebutan Benteng Pendem.

Menjelajahi kompleks Benteng Pendem, seperti ada di kawasan Colosseum dengan bangunan tuanya yang tak kalah keren untuk objek foto.  Lokasinya di Jl. Untung Suropati No. II, Ngawi, Jawa Timur.

Benteng Rotterdam

Port Rotterdam

Bergeser ke Makassar, Sulawesi Selatan, ada Benteng Rotterdam yang cukup tenar. Dibangun pada tahun 1545. Awalnya, benteng didirikan Kerajaan Gowa-Tallo sebelum akhirnya diambil alih Hindia Belanda dan berubah nama menjadi Fort Rotterdam.

Di sana, wisatawan bisa menyusuri tiap sudut area yang ciamik buat berfoto sambil ditemani hamparan taman asri dan menenangkan. Menariknya lagi, benteng ini berada dekat dengan ikon Kota Makassar, Pantai Losari.

Lokasi benteng terletak di Jl. Ujung Pandang, Bulo Gading, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Benteng Belgica

Benteng Belgica

Berikutnya di tanah Maluku, tepatnya di Banda Neira, terdapat Benteng Belgica yang dijuluki pentagon-nya Indonesia. Benteng ini pun dicalonkan sebagai situs warisan UNESCO sejak 1995. Serta  memiliki riwayat sejarah yang panjang.

Awalnya, Benteng Belgica digunakan untuk menghadapi penduduk Banda yang menentang monopoli perdagangan VOC. Pada 1611, sempat diambil alih Belanda lalu dikuasai Inggris di tahun 1796.

Silakan baca: Mengenal 4 Keraton Bersejarah di Kota Cirebon

Wisatawan yang berkunjung ke sana, akan terpukau dengan lanskap sekitar benteng yang bersanding dengan panorama laut nan indah. Lokasinya di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.*

 

 

 

Sumber & Foto: indonesia.travel