5 Museum di Malang, Wisata Edukasi Menarik

museum di Malang
Museum Angkut. (dok. jtp.id)

 

BandungKlik – Mencari destinasi wisata edukasi yang pas untuk keluarga? Cobalah berwisata ke museum yang banyak menyimpan sumber edukasi. Seperti museum-museum di Malang, Jawa Timur yang menarik dikunjungi.

Di sana, sejumlah museum didesain dengan tampilan kekinian hingga tak membosankan bagi pengunjung. Berikut ini ada 5 museum di Malang yang direkomendasikan untuk dikunjungi bersama keluarga.

Museum Malang Tempo Doeloe

Museum di Malang
Museum Malang Tempo Doeloe. (dok. Pemkot Malang)

Lokasi Museum Malang Tempo Doeloe sangat strategis karena berada di pusat kota Malang, yakni di Balai Kota Malang. Museum ini diresmikan pada 22 Oktober 2012. Sebelum masa pandemi, museum mulai buka pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Di sana, pengunjung bisa mengetahui pembagian periode waktu sesuai urutan sejarah. Dimulai dari zaman purbakala yang berlangsung sekitar 1,5 juta tahun lalu. Terdapat pula koleksi benda-benda purbakala karya manusia purba yang dipakai untuk bertahan hidup, tanduk kerbau purba, serta fosil-fosil lain.

Museum Mpu Purwa

Museum Mpu Purwa malang
Museum Mpu Purwa. (dok. kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Museum ini memiliki nama asli Balai Penyelamatan Benda Purbakala “Mpu Purwa”. Lokasinya di Jalan Soekarno-Hatta No.210, Kota Malang. Tepatnya di Kompleks Perum Griyashanta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Malang.

Silakan baca: Mengenal Sejarah Perjuangan di Museum PETA Bogor

Museum Mpu Purwa menyimpan ragam koleksi berupa benda-benda yang mengandung nilai sejarah dan budaya. Khususnya yang berhubungan dengan pertumbuhan Kota Malang sejak abad VIII Masehi sampai tahun 1950-an. Berbagai prasasti ditampilkan dengan alat peraga menarik dalam bentuk diorama.

Museum Musik Indonesia

Museum musik Indonesia
Museum Musik Indonesia. (Foto Wikimedia)

Museum Musik berada di Gedung Kesenian Gajayana, Jalan Nusakambangan No.19, Kasin, Klojen, Malang. Di dalamnya, pengunjung bisa mempelajari sejarah perkembangan musik, khususnya di Malang. Kemudian mengenal beberapa musisi tempo dulu yang terkenal, seperti Ian Antono dan Sylvia Saartje.

Museum tersebut menjadi museum musik pertama di Indonesia. Koleksi musiknya dari era 1900-an hingga yang paling modern tersimpan rapi. Bentuknya beragam, mulai dari kaset, piringan hitam atau vinyl, alat musik tradisional, kostum para penyanyi, hingga sederet koleksi lawas yang sudah berhasil didigitalisasi.

Museum Zoologi Frater Vianney

Museum Zoologi Frater Vianney
Museum Zoologi Frater Vianney. (Sumber: FB Museum Frater Vianney)

Museum Zoologi Frater Vianney berlokasi di Dau, dekat Terminal Langsungsari. Sebenarnya musuem ini merupakan tempat koleksi dari almarhum Frater Vianney, seorang biarawan kelahiran Belanda yang berkiprah di Indonesia sejak tahun 1960-an.

Di sana, pengunjung bisa melihat 80 famili hewan mollusca yang ada di Indonesia. Koleksi lainnya berupa ular yang merupakan warisan almarhum Frater Vianney.

Museum Angkut

Museum Angkut menjadi museum yang paling populer di antara yang lain. Berlokasi di Kabupaten Batu yang berjarak sekitar 20 km dari Kota Malang. Museum yang didirikan dan dikelola Jawa Timur Park Group tersebut, resmi dibuka pada 9 Maret 2014, dengan luas area 3,8 hektar di lereng Gunung Panderman.

Silakan baca: Museum Kota Bandung, Kenalkan Sejarah Kota Bandung

Museum ini memiliki lebih dari 300 koleksi jenis angkutan tradisional dan modern. Dibagi menjadi beberapa zona yang didekorasi dengan lanskap model bangunan dari benua Asia, Eropa, hingga Amerika.

 

 

Sumber: pesona.travel