5 Minuman Tradisional Indonesia Berkhasiat untuk Tubuh

minuman tradisional
Sarabba, minuman khas Bugis.

 

BandungKlik – Dalam situasi pandemi seperti sekarang, kita harus selalu menjaga kesehatan tubuh, agar tetap fit dan bugar. Salah satunya mengonsumsi makanan dan minuman berkhasiat. Beruntung di Indonesia banyak minuman tradisional yang berkhasiat menjaga kesehatan tubuh.

Simak 5 jenis minuman tradisional khas Indonesia berikut ini yang memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.

Sarabba

Sarabba merupakan minuman tradisional masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan. Minuman menyegarkan tersebut, dibuat dari perpaduan gula aren, jahe, santan dan kuning telur. Pokoknya unik dan membuat badan jadi terasa hangat.

Cara membuatnya, pertama rebus gula merah pada air mendidih hingga lumer. Tambahkan jahe, merica, pala dan kayu manis. Masak hingga aroma harum jahenya keluar. Lalu perlahan campurkan santan kental ke dalamnya dengan api kecil dan aduk perlahan. Masukan ke dalam cangkir dan tambahkan kuning telur ke dalamnya. Aduk hingga semuanya tercampur.

Silakan baca: 15 Destinasi Wisata Kuliner Berbagai Kota di Indonesia

Teh Talua

Teh talua merupakan minuman tradisional Sumatera Barat. Minuman ini dipercaya sejak dulu berkhasiat untuk menjaga kebugaran tubuh. Terbuat dari minuman teh yang dicampur dengan kuning telur dan rempah-rempah khas daerah Sumatera Barat.

minuman teh talua

Bahan-bahan yang dibutuhkan, antara lain kuning telur, teh celup, gula, susu kental, nipis, kayu manis bubuk, dan air. Cara buatnya diawali dengan merebus air dengan teh, lalu kocok kuning telur dan gula. Masukkan adonan kuning telur ke dalam wadah, tambahkan susu kental. Selanjutnya tuangkan air teh yang sudah mendidih ke dalam wadah berisi adonan tadi. Terakhir tambahkan jeruk nipis dan bubuk kayu manis.

Wedang Uwuh

Wedang Uwuh merupakan minuman khas dari Bantul, Yogyakarta. Minuman ini berkhasiat karena kandungan rempah-rempahnya memiliki antioksidan tinggi dan dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Wedang Uwuh paling enak dinikmati saat hangat.

wedang uwuh

Wedang Uwuh terbuat dari bahan-bahan alami, seperti jahe, cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis kering, daun pala kering, kayu secang, dan gula batu. Proses pembuatannya diawali dengan memanggang jahe lalu geprek dan masukan ke dalam air mendidih,

Kemudian tambahkan cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis, daun pala dan kayu secang. Biarkan air hingga berubah menjadi berwarna merah. Tuang dalam gelas dan sajikan selagi hangat.

Bir Pletok

Bir identik dengan minuman beralkohol, namun Bir Pletok sama sekali tak mengandung alkohol. Karena saat zaman kolonial dulu, warga Betawi sangat penasaran dengan minuman anggur yang sering dikonsumsi oleh orang Belanda saat itu.

bir pletok

Berhubung minuman anggur tidak diperbolehkan oleh agama setempat, maka dengan kreatifnya orang-orang Betawi membuat minuman yang kaya dengan bumbu-bumbu dan rempah sebagai alternatifnya. Bir Pletok juga melambangkan kemewahan, kesuksesan, dan kemakmuran layaknya minuman anggur.

Bir pletok dibuat dari bahan-bahan, antara lain jahe, cengkeh, pala, merica, sereh, kapulaga, kayu manis, kayu secang, daun pandan, daun jeruk, dan gula. Proses pembuatannya diawali dengan menggeprek jahe, pala, merica, kapulaga dan sereh secara bersamaan.

Silakan baca: Campurkan 7 Bahan Ini, Minuman Makin Berkhasiat

Selanjutnya masukkan ke dalam panci dan panaskan dengan api sedang. Lalu tambah bumbu lain seperti daun pandan, kayu secang, dan kayu manis. Masukkan gula dan aduk-aduk dan biarkan mendidih dengan api kecil sekitar 20-25 menit. Dan sajikan selagi hangat.

Bandrek

Bandrek menjadi minuman tradisional masyarakat Jawa Barat. Minuman hangat ini sangat cocok dinikmati saat hujan dan cuaca dingin. Terbuat dari campuran gula aren, jahe dan serai. Bahan tambahan lainnya, yaitu daun pandan, garam, dan susu kental manis.

bandrek

Bandrek dibuat dengan cara mendidihkan air dan masukan daun pandan. Kemudian masukan jahe yang sudah dibakar dan tangkai serai yang dihancurkan dan aduk rata sambil ditambahkan garam. Apabila campuran dari bahan-bahan telah terasa enak, matikan apinya. Tambahkan susu kental manis ke dalam Bandrek agar lebih nikmat.*

 

Sumber & Foto: indonesia.travel