5 Hotel Minimalis di Dunia, Tampil Menakjubkan

Hotel Minimalis Juvet Landscape
Null Stern Hotel versi spin-off, "Zero Real Estate”. (Foto: @zerorealestate)

 

BandungKlik – Hotel minimalis mungkin akan terdengar asing di telinga kita, namun di belahan dunia lain ada hotel yang tampil minimalis dan sederhana. Meski minimalis, tapi banyak memberikan kepuasan dan berkesan bagi para tamunya, hingga diakui sebagai penginapan terbaik di dunia.

Berikut ini 5 hotel minimalis terbaik di dunia dengan tampilan sederhana. Dirangkum dari berbagai sumber.

Null Stern Hotel, Swiss

Hotel yang mengusung art ini bukan termasuk hotel berbintang. Ini hanya sebuah hotel minimalis yang didirikan seniman Frank dan Patrik Riklin. Hotel di Swiss tersebut, hanya tampil dengan sebuah tempat tidur tanpa bangunan dan atap. Boleh dibilang, Null Hotel paling minimalis dari yang lain.

Meski tampil dengan interior yang tak mencolok, Null Stern Hotel menawarkan pelayanan pribadi 24 jam. Hal ini sesuai moto mereka, yakni “the only star is you”.

Sayangnya, Null Stern Hotel yang asli tak beroperasi lagi. Namun berganti versi spin-off yang disebut “Zero Real Estate” –sebuah ruangan tanpa dinding atau atap. Tampil dengan lebih banyak pilihan lokasi di seluruh Swiss yang indah.

Juvet Landscape, Norwegia

Hotel Minimalis di Dunia 2
Kamar hotel Juvet Landscape menyajikan alam liar Norwegia. (Foto: juvet.com)

Juvet Landscape Hotel, mengutamakan keindahan lanskap panorama alam liar Norwegia. Arsitektur hotel ini penuh dengan jendela kaca besar yang sangat menyoroti lingkungan sekitarnya.

Bangunan Juvet berupa gubuk sederhana dari kaca dan logam. Didesain untuk menyajikan pandangan langsung lingkungan alam liar dari kamar tidur. Sehingga memberikan kesan yng mendalam dan sensasi yang berbeda.

Fujiya Ginzan, Jepang

Fujiya Ginzan
Fujiya Ginzan, hotel tradisional Jepang yang tampil modern minimalis. (Foto: uniqhotels)

Sebuah hotel tradisional Jepang yang di desain ulang bergaya modern minimalis. Penginapan yang sudah berusia 350 tahun ini, telah diubah untuk memenuhi kebutuhan kontemporer. Namun tetap mempertahankan estetika minimalis tradisional Jepang.

Elemen utama dalam semua interior Fujiya Ginzan, yaitu penggunaan cahaya dan ruang yang terampil untuk mencapai harmoni dan ketenangan. Pemandian onsen (pemandian air panas) merupakan fasilitas unggulan. Tampil dengan kaca patri yang hampir transparan dan layar bambu halus menciptakan cahaya lembut yang sempurna untuk sesi pemandian.

Amanemu, Jepang

Amanemu Villas Jepang
Amanemu, villa kayu berarsitektur tradisional Jepang. (Foto: aman.com)

Penginapan villa kayu yang terinspirasi arsitektur tradisional Jepang. Bangunan Amanemu terbuat dari batu, kayu, dan bambu.

Silakan baca: Inilah Hotel Terkecil di Dunia

Amanemu merupakan penginapan minimalis yang berselera tinggi dan berhubungan dekat dengan alam. Villa ini menggabungkan gaya ultra-modern dengan pengaruh dari rumah-rumah desa tradisional Jepang, untuk menciptakan ruang santai di alam.

Monte Rosa Hut, Swiss

hotel MOnte Rosa Hut
Monte Rosa Hut, bangunannya dari almunium yang minimalis. (Foto: @monterosahut)

Hotel yang berlokasi di Pegunungan Alpen, Swiss ini, hadir dengan 8 kamar tidur yang dibagi menjadi tiga lantai. Dibangun di atas bagian berbatu gletser yang disebut Untere Plattje di ketinggian 2.883 meter. Monte Rosa Hut dimiliki oleh Swiss Alpine Club.

Silakan baca: Hotel Tertua di Dunia, Ternyata Ada di Jepang

Monte Rosa Hut dibangun dengan bahan alumunium. Termasuk salah satu contoh desain yang ramah lingkungan. Terlepas dari keberlanjutannya, struktur kaca dan aluminium minimalis menciptakan pemandangan unik di lanskap gunung. Desain minimalis yang sangat cocok dengan gurun salju terpencil di sekitarnya.*