10 Seni Tradisional Indonesia yang Memukau Dunia

Seni tradisional Indonesia
Reog Ponorogo, salah satu pertunjukan tradisional Indonesia. (dok. Kemenparekraf/Shutterstock_Oki Cahyo Nugroho

 

BandungKlik – Dengan beragam suku bangsa, Indonesia memiliki berbagai macam warisan seni dan budaya yang kental. Termasuk pertunjukan seni tradisional Indonesia khas setiap daerah. Bahkan beberapa pertunjukan tersebut memukau dunia.

Pertunjukan seni tradisional Indonesia, seperti tari, wayang, teater, permainan tradisional, musik tradisional, seni ketangkasan, dan masih banyak lainnya, menjadi daya tarik unggulan bagi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.

Di bawah ada 10 pertunjukan seni tradisional Indonesia yang telah memukau dunia dengan segala keunikan dan ciri khasnya.

Tari Kecak

Tarian khas Bali ini memang sudah tersohor hingga ke seantero dunia. Tari kecak menjadi pelengkap destinasi wisata rohani dan budaya di Pulau Dewata. Kemunculan Tari Kecak, awalnya sebagai ritual kuno Bali yang disebut sebagai Sanghyang yang bertujuan mengusir roh jahat.

Seiring perkembangan zaman, Tari Kecak tidak hanya menjadi ritual adat dan seni pertunjukan tradisional saja, melainkan menjadi drama musikal yang indah. Pasalnya, Tari Kecak menceritakan pewayangan Ramayana yang banyak diminati wisatawan dalam dan luar negeri.

Keunikan dari pertunjukan Tari Kecak yang menjadi ciri khas, yakni perpaduan iringan suara musik gamelan dan gerakan tangan dengan suara “Cak! Cak! Cak!” dari 50-70 orang penarinya.

Tari Barong

Masih dari Bali, ada pertunjukan Tari Barong yang juga memukau dunia. Bahkan pementasan Tari Barong di daerah Gianyar, Bali sudah dikenal wisatawan mancanegara sejak 1930 silam.

Silakan baca: Inilah 5 Atraksi Wisata Ikonik Indonesia yang Memukau

Tarian ini menampilkan dua orang penari yang lincah dengan gerakan yang kompak. Dalam kepercayaan Bali, tarian menampilkan tokoh Barong berwujud singa yang dianggap sebagai Raja Roh dan dikenal sebagai malaikat pelindung. Sementara itu, ada Rangda yang dikenal sebagai Ratu Iblis dan menjadi lawan Barong.

Pertunjukan Ramayana

Bergeser ke Yogyakarta yang memiliki pertunjukan tradisional yang memukau dan digelar di candi Hindu terbesar di Asia Tenggara pula. Tepatnya di Prambanan yang kerap menampilkan pertunjukan Sendratari Ramayana atau Ramayana Ballet.

Sendratari Ramayana ini dipentaskan lebih dari 200 penari serta para pemain gamelan tradisional. Berbeda dengan seni pertunjukan lainnya, Sendratari Ramayana menampilkan tarian dan drama tanpa dialog. Kerennya, penampilan Sendratari Ramayana berhasil memukau Raja dan Ratu Belanda Willem-Alexander dan Maxima Zorreguieta Cerruti, saat berkunjung ke Prambanan pada Maret 2020 lalu.

Pencak Silat

Seni pertunjukan tradisional Indonesia yang tak kalah memukau selain tarian, ada Pencak Silat. Pencak Silat sebagai seni bela diri dipercaya memiliki seluruh elemen yang membentuk warisan budaya Indonesia.

Kini Pencak Silat telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai “Warisan Budaya Tak Benda”. Tentunya pencapaian Pencak Silat di mata dunia sudah memiliki peran penting dan berkontribusi dalam mengenalkan Indonesia di dunia internasional.

Angklung

Jawa Barat pun tak ketinggalan dengan memiliki seni pertunjukan tradisional yang memukau dunia. Pertunjukannya berupa alat musik tradisional, angklung yang kini mulai dikenal masayarakat dunia. Pada 2010, angklung berhasil masuk ke dalam “Daftar Warisan Budaya Tak Benda” oleh UNESCO.

Salah satu sanggar seni angklung yang cukup terkenal di Bandung, yaitu Saung Angklung Mang Udjo. Sanggar ini menjadi salah satu penyebar keindahan harmoni getaran bambu tersebut hingga ke belahan dunia lainnya.

Reog Ponorogo

Seni tradisional Reog sudah menjadi ikon kota Ponorogo, Jawa Timur. Ciri khas dan keunikan dari Reog Ponorogo ada pada kostum yang beratnya hingga 50 kg. Hebatnya lagi, setiap pemain Reog hanya menggunakan giginya untuk mengangkat kostum berat tersebut.

Silakan baca: Bebegig, Topeng Seram Dari Alam Ciamis

Reog Ponorogo popularitasnya sudah terdengar hingga ke mancanegara. Beberapa negara yang telah dibuat kagum dengan pertunjukan Reog Ponorogo, antara lain Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, Korea, Malaysia, dan Filipina.

Gamelan

Seni pertunjukan tradisional tak lepas dari alat musik tradisionalnya. Salah satunya gamelan tradisional, terutama dari Jawa Tengah. Gamelan biasa digunakan pada upacara adat Jawa hingga mengiri tarian dan wayang.

Menariknya, tidak hanya orang Indonesia saja yang belajar bermain gamelan. Namun juga masyarakat luar negeri tertarik untuk belajar memainkan gamelan. Seperti dari negara Australia, Kanada, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Tari Saman

Tari Saman menjadi salah satu seni pertunjukan tradisional asal Aceh yang memukau dan sudah dikenal dunia. Berbeda dengan tarian pada umumnya, keunikan dari Tari Saman tidak menggunakan alat musik.

Pertunjukan tari ini hanya menampilkan gerakan tepuk tangan, menjentikkan jari, menggoyangkan badan dan kepala, dan beberapa gerakan gesit lainnya. Selain itu, setiap gerakan penari Saman mengandung nilai filosofi alam, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Gayo (Aceh).

Berkat kepopuleran, orisinalitas, dan keunikannya tersebut, Tari Saman diakui UNESCO sebagai “Warisan Budaya Tak Benda” asal Indonesia yang tak tergantikan.

Tari Piring

Berikutnya ada Tari Piring dari Sumatera Barat. Tarian ini merupakan salah satu keindahan seni pertunjukan tradisional khas Minangkabau. Tari Piring biasanya dipentaskan pada acara pernikahan, penyambutan tamu, hingga upacara adat.

Silakan baca: Lais, Seni Akrobatik Tradisional Asal Garut

Para penariya tampil sangat gesit menggerakkan tangan dan tubuhnya sambil membawa piring di kedua tangannya tanpa terjatuh dan pecah. Hebatnya, jika piring dilemparkan ke atas dan pecah, sang penari akan melakukan gerakan di atas pecahan piring tersebut. Ajaibnya, kaki sang penari tak terluka meskipun menginjak pecahan piring.

Wayang Kulit

Wayang kulit juga menjadi seni pertunjukan tradisional Indonesia yang tak kalah menarik. Keberadaan seni ini memang identik dengan budaya Jawa, baik di  Jawa Tengah, DI Yogyakarta, maupun Jawa Timur.

Seni tersebut menjadi warisan budaya yang bernilai tinggi, karena setiap pertunjukannya memadukan seni kriya dengan sastra, seni musik, dan seni rupa. Wayang kulit pun sudah diakui UNESCO sebagai kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya.*

 

Sumber: Kemenparekraf