10 Game Lokal Indonesia yang Tak Kalah Seru

Game Lokal Indonesia

 

BandungKlik – Dituliskan dalam OPUS 2019, Indonesia berhasil menduduki peringkat 17 dalam ranking dunia untuk pasar games 2018. Pencapaian ini pun dibarengi bermunculannya startup di bidang aplikasi dan developer game lokal Indonesia.

Para developer lokal tersebut telah berhasil melahirkan karya game lokal Indonesia yang berkualitas, kompetitif di pasar internasional, dan tak kalah seru dengan game dari negara lain. Beberapa developer game Indonesia, di antaranya AGATE Studio, Touchten Games, Tinker Game, dan masih banyak lagi.

Berikut ini ada 10 game lokal Indonesia yang wajib dicoba keseruannya!

Tahu Bulat

Mengupas game lokal buatan Indonesia, akan terasa sangat kurang lengkap jika tidak memasukkan permainan Tahu Bulat ke dalamnya. Pasalnya, game buatan Own Games ini berhasil bersaing dengan game populer luar negeri, seperti Clash of Clans.

Game Tahu Bulat yang rilis di Android sejak 2016 tersebut, berhasil mendapatkan total unduhan cukup tinggi. Angkanya telah mencapai lebih dari 10 juta unduhan.

Tebak Gambar

Selanjutnya ada game Tebak Gambar yang tak kalah serunya. Meski tampilannya sederhana, namun Tebak Gambar sempat merajai Play Store. Sejak dirilis pada 2013, kepopuleran game lokal satu ini tidak pernah pudar. Terbukti dari jumlah unduhan yang terus meningkat, hingga mencapai 10 juta unduhan.

Cute Munchies

Game dengan nama bahasa Inggris ini merupakan game buatan Indonesia. Dibuat oleh Niji Games asal Yogyakarta dan pernah masuk kategori “Editor Choice” di Play Store.

Silakan baca: Museum Mainan 198X Koleksi 3000 Lebih Jenis Mainan

Kesuksesan tersebut membuat Niji Games menjadi developer game Indonesia pertama yang berhasil masuk kategori “Editor Choice”. Dengan permainan seperti puzzle, Cute Munchies telah berhasil diunduh lebih dari 500.000 pengguna.

Code Atma

Game Code Atma yang tersedia di Android merupakan karya developer game AGATE yang sudah dikenal ahli dalam menghasilkan game lokal terbaik. Berbeda dengan game lainnya, Code Atma terinspirasi oleh khazanah magis Nusantara.

Para pemain game tersebut akan diajak menelusuri berbagai karakter astral Indonesia, sekaligus mengungkapkan misteri yang tersembunyi. Code Atma ini berhasil masuk nominasi “Baparekraf Game Prime 2020”. AGATE juga berhasil meraih penghargaan kategori “Indie Game of The Year”.

Mini Racing Adventure

Game lokal terbaik berikutnya, yaitu Mini Racing Adventure buatan Minimo Studio. Permainan yang dirilis pada 2015 ini, mempunyai tema balap 3D multiplayer. Jadi bisa bermain mobil balap dengan teman atau lawan dari seluruh dunia. Hingga kini, Mini Racing Adventure telah diunduh hingga lebih dari 10 juta pengguna.

Ramen Chain

Ramen Chain merupakan karya Touchten Games, salah satu developer games Indonesia yang banyak menghasilkan berbagai permainan menarik di Android. Game ini dirilis pada 2013 dan sudah diunduh lebih dari 1 juta pengguna.

Ramen Chain juga berhasil menjadi “Top 1 Free App” di Singapore, Indonesia, dan Filipina. Kemudian masuk “Top 3 Free App” di Taiwan, Hongkong, Malaysia, dan Thailand.

Lokapala: Saga of The Six Realms

Permainan Lokapala: Saga of The Six Realms merupakan game e-sport pertama Indonesia dengan genre “Multiplayer Online Battle Arena” atau dikenal dengan MOBA. Nama Lokapala diambil dari bahasa Sanskerta, yaitu Loka artinya dunia, dan Pala adalah Penjaga.

Silakan baca: Mengenal Masa Kejayaan Komik Jadul Indonesia

Game lokal Indonesia tersebut, juga dilengkapi dengan berbagai unsur kebudayaan Indonesia. Mulai dari nama item, tempat, hingga para “Ksatriya” terkenal di Indonesia.

DreadOut 2

DreadOut merupakan game lokal yang dibuat developer game Indonesia, Digital Happiness. Developer ini pun telah merilis sekuel game horor DreadOut (2013), yaitu DreadOut 2. Bukan di smartphone, DreadOut 2 rilis di platform Steam.

Genre DreadOut 2 pun sama dengan sebelumnya yakni survival horror. DreadOut 2 mengajak para pemain berpetualang sebagai Linda Melinda, yang bertugas menyelamatkan dunia dari serangan makhluk gaib atau hantu-hantu populer di Indonesia.

Pulang: Insanity

Game lokal “Pulang: Insanity” pun sama, menjadi game bergenre horor yang diangkat dari cerita khas Indonesia. Game tersebut merupakan hasil garapan studio game asal Kalimantan, yaitu Ozysoft.

Hal yang membedakan Pulang: Insanity dengan game horor lainnya, yaitu cerita yang diklaim terinspirasi dari kisah nyata di Kalimantan Timur. Salah satunya tentang kepercayaan ritual pesugihan.

She and the Light Bearer

Setelah game bergenre horor di atas, game lokal yang satu ini lebih ringan, menyenangkan, dan bisa dimainkan di PC, namanya “She and The Light Bearer”. Game tersebut merupakan kolaborasi antara Mojiken Studio dan Toge Production.

Tampilan game She and The Light Bearer terbilang unik, karena memiliki tampilan mirip dengan buku cerita, alias dongeng. Dalam permainan ini, pengguna akan berperan sebagai Firefly yang sedang mencari sosok Ibu.

Silakan baca: 10 Seni Tradisional Indonesia yang Memukau Dunia

Selain tampilannya yang cantik, iringan musiknya juga ciamik. Sebab, setiap iringan musik di dalamnya menggunakan nada pentatonis yang mirip suara gamelan Jawa.*

 

Sumber: Kemenparekraf